KPK Hati-hati Terapkan TPPU Kepada Nurhadi Belajar dari Perkara Wawan



Deputi Bidang Penindakan KPK Karyoto. (foto-antaranews)

Jakarta, KoranSN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan hati-hati untuk mengembangkan kasus mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi ke arah dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), belajar dari perkara Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan.

“Kemarin Pak Nawawi (Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango) pernah menyampaikan kemungkinan ada TPPU, nah ini kan baru kita kumpulkan karena belajar dari kasus TCW, kita harus hati-hati terhadap pengenaan pasal TPPU,” ucap Deputi Penindakan KPK Karyoto di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Baca Juga :   Beradu Dengan Mobil, Yoga Alami Luka Serius

Menurut dia, jika KPK dapat membuktikan unsur tindak pidana asal atau “predicate crime” maka tidak menutup kemungkinan kasus Nurhadi dinaikkan lagi dengan penerapan pasal TPPU.

“Kalau kita mendapatkan tindak pidana asal atau ‘predicate crime’-nya, tentunya akan kita naikkan lagi dengan kasus TPPU,” ujar Karyoto.

Terkait dugaan TPPU Nurhadi, KPK juga telah menyita beberapa aset seperti lahan kelapa sawit di Padang Lawas, Sumatera Utara, vila di Megamendung, Kabupaten Bogor, dan belasan kendaraan mewah.

KPK sebelumnya telah menetapkan Nurhadi, menantunya Rezky Herbiyono, dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto yang saat ini masih buron sebagai tersangka gratifikasi terkait dengan perkara di MA pada 2011-2016. HALAMAN SELANJUTNYA >>

Baca Juga :   Dhevi Martinus Tak Bisa Lagi Resahkan Warga

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Jaksa KPK Bantah Juliari Hanya Berikan Usulan Pengadaan Bansos

Jakarta, KoranSN Jaksa penuntut umum (JPU) KPK membantah keterangan mantan Menteri Sosial Juliari Batubara yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.