KPK Periksa Suryadharma Ali Terkait Kasus Korupsi Dana Haji

SDA

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Suryadharma Ali (SDA). Eks Menteri Agama (Menag) itu diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2012-2013 lalu.

SDA tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2015) pukul 13.40 WIB dengan menumpang mobil tahanan. Ia mengenakan kemeja putih dipadu rompi tahanan KPK berwarna oranye dan celana panjang hitam.

Mantan Ketum PPP itu tampak segar dan terus melempar senyum saat diberondong pertanyaan oleh wartawan. Dia kini telah masuk ke dalam Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga :   Ribuan Masyarakat Zikir Akbar Pilkada Damai Bersama Ustadz Arifin Ilham di Mapolda Sumsel

SDA akan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2012-2013 lalu. Tak ada saksi yang diperiksa dalam kasus ini di jadwal pemeriksaan KPK hari ini.

Dalam kasus tersebut, SDA diduga kuat memanfaatkan dana setoran awal haji oleh masyarakat untuk membiayai pejabat Kementerian Agama (Kemenag) beserta para keluarganya naik haji. KPK juga menduga ada penggelembungan dana terkait pemondokan, katering, dan transportasi jemaah haji.

Mantan Ketua Umum PPP ini dijerat dengan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 dan juncto pasal 65 KUHPidana.

Baca Juga :   Negara G20 Terus Lakukan Aksi Global Lawan COVID-19

Belum lama ini, tepatnya Kamis (28/5) lalu, penyidik KPK juga telah melakukan penggeledahan di rumah SDA di daerah Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. (bar/dha)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Kontestan Pilkada 2020 Harus Patuhi Maklumat Kapolri

Banjarmasin, KoranSN Para kontestan pada Pilkada 2020 harus mematuhi Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap protokol …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.