KPU Lubuklinggau Gelar Bimtek PPDP



Komisioner KPUD Kota Lubuklinggau, Efrizal saat memberikan materi Bimtek PPDP. (foto-rifat/koransn.com)

Lubuklinggau, KoranSN

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Lubuklinggau sukses menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemantapan Pemutahiran Data Pemilih, Rabu (17/01/2018) di Hotel Abadi Lubuklinggau.

Bimtek kali ini diikuti oleh 400 anggota Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) dalam wilayah Lubuklinggau.
Hadir dalam Bimtek, seluruh komisioner KPU Kota Lubuklinggau Efriadi Suhendri, Lukman Hakim, Gatot Wijayanto, Efrizal dan Debi Arianto, serta Sekretarais KPU Kota Lubuklinggau, H Trisko Defriyansah.

Divisi Hukum KPU Kota Lubuklinggau, Lukman Hakim dalam arahannya menjelaskan, pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih merupakan salah satu elemen penting untuk menyukseskan proses pemilihan.

Baca Juga :   18 Mobil Dinas DPRD OKI Belum Dikembalikan

Disini, dapat menentukan tinggi dan rendahnya partisipasi pemilih, sebab bila yang masuk data banyak yang tidak memenuhi syarat, bisa dipastikan partisipasi masyarakat akan menurut, akibat yang didata tidak mungkin mengunakan hak pilihnya, seperti telah pindah keluar kota atau meninggal dunia.

Jadi, menurut Lukman PPDP hendaknya dalam pemutakhiran daftar pemilih, mendatangi pemilih secara langsung.

Mendatanggi rumah masyarakat, guna memastikan yang bersangkutan memenuhi syarat untuk mengunakan hak pilihnya.
Ditambahkan Divisi Logistik KPU Kota Lubuklinggau, Efrizal para petugas PPDP harus dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan. Data yang disajikan, harus sesuai dengan fakta yang ada dilapangan.

Baca Juga :   Iskandar Siap Terima Penghargaan Presiden

“Petugas harus mendata pemilih sesuai nomor urut yang sudah dipetakan. Setelah mendata para pemilih dengan nomor urut, kerja teliti dan cermat supaya menghasilkan data pemilih berkualitas,” tutupnya. (rif)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Karhutlah Sudah Mendekati Pemukiman, Polres OI Lakukan Pencegahan

Indralaya, KoranSN Kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) yang terjadi di Kabupaten Ogan Ilir (OI) berturut-turut …