KPU Palembang Berikan Penyuluhan ke Media Massa







Narasumber saat memberikan penyuluhan undang undang peraturan KPU dalam menghadapi Pilkada 2018 mendatang. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Tidak lama lagi Kota Palembang akan mengadakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, tepatnya Juni tahun 2018 mendatang. Untuk itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang melakukan sosialisasi dan penyuluhan Undang-Undang (UU) serta peraturan KPU kepada media massa, baik cetak, elektronik maupun online dalam rangka menguatkan kelembagaan.

Ketua KPU Kota Palembang, Syarifudin mengatakan, media sebagai ujung tombak penyebar informasi di kalangan masyarakat menangah keatas sampai menengah kebawah. Untuk itu dirinya mengharapkan kepada insan media agar dapat membantu KPU dalam hal pemberitaan pada Pilkada serentah tahun 2018 nantinya.

Dilanjutkannya, Pilkada serentak mengacu kepada UU nomor 15 tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu, UU nomor 1dan 8 tahun 2015 dan UU nomor 10 tahun 2016.

“Peran media massa baik cetak, elektronik maupun online sangat penting dalam mensosialisasikan dan mensukseskan pilkada serentak tahun 2018 mendatang juga mencerdaskan para pemilih, karena pemilih mendapat informasi tentang pilkada itu dari media massa,” ungkanya di gedung KPU Kota Palembang, Kamis (20/7/2017).

Ia melanjutkan, melalui media massa inilah, para pemilih pemula agar bisa menetukan pilihan siapa yang pantas menjadi pemimpin masa depan Kota Palembang.

“Bagi pemilih pemula tentu memerlukan informasi yang banyak tentang pilkada, benar apa tidak yang disampaikan insan pers dapat mempengaruhi partisipan pemilih,” ujarnya.

Sementara, anggota Komisioner KPU, Abdul Karim Nasution mengatakan, dalam meningkatkan kualitas dan integritas dalam Pemilihan Umum Kepala daerah (Pemilukada) nanti KPU akan membentuk tim kampung demokrasi. Tim kampung demokrasi ini dibentuk untuk membangun partisipasi masyarakat dalam tahapan Pilkada, mulai dari keterlibatan dalam penyelenggaraan, pengawasan setiap tahapan, sosialisasi pemilihan dan hitung cepat.

Baca Juga :   Restorasi Sekanak Lambidaro Dikebut

Abdul menambahkan, upaya pembentukan tim kampung demokrasi ini nantinya akan dibentuk satu tim disetiap kecamatan agar lebih mudah mengawasi dan mengontrol jalannya Pilkada. Kedepan hal ini dapat didukung penuh oleh pihak KPU Kota Palembang maupun dari KPU Provinsi Sumsel karena banyaknya pemilih pemula yang butuh edukasi lebih mendalam tentang Pilkada,

“Dengan adanya tim ini diharapkan dapat menekan angka money politik yang biasa berlangsung dimasyarakat dan inilah yang menjadi tugas tim kampung demokrasi sebagai pengawasan di lapangan yang dibentuk oleh KPU nantinya,” tandasnya. (rgn)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Sumsel Kurban Lima Ekor Sapi dan Satu Kambing, 500 Paket Daging Dibagikan ke Masyarakat, Panti Asuhan dan Pegawai Honorer

Palembang, KoranSN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) pada Hari Raya Idul Adha, Senin (17/6/2024) …

error: Content is protected !!