KPU PALI Targetkan Partisipasi Pemilih Capai 80 %



Suasana jalan santai yang diikuti ratusan peserta. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten PALI menargetkan jumlah partisipasi pemilih pada pemilihan gubernur (Pilgub) Sumsel yang akan digelar 27 Juni 2018 mendatang, mencapai angka 80 % atau bahkan lebih. Pada Pilkada Kabupaten PALI tahun 2015 silam, tingkat partisipasi pemilih mencapai angka 70 % lebih.

Demikian diungkapkan oleh Ketua KPUD PALI, Hasyim usai menggelar jalan sehat dalam rangka Gerakan Sadar Pemilu untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2018, Minggu (29/10/2017).

Ia menuturkan, kegiatan jalan sehat juga bertujuan untuk mengajak serta menginformasikan kepada masyarakat bahwa memilih itu sangat penting, karena akan menentukan kebijakan publik suatu daerah selama lima tahun mendatang.

“Golput itu bukan solusi. Karena itu, kita akan upayakan sosialisasi ke masyarakat agar mereka mau memberikan pilihan dan mencoblos di bilik suara nanti. Karena, hanya lima menit waktu yang dibutuhkan untuk mencoblos maka akan menentukan kebijakan untuk lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Komisioner KPUD PALI Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas), Adella Rosita menjelaskan, kegiatan jalan sehat yang dipusatkan di Sanggar Pramuka Komplek Gelora November diikuti sekitar 500 peserta yang berasal dari OPD Pemkab PALI, kalangan Parpol, tokoh agama, pemilih pemula, dan masyarakat umum di enam kelurahan di Kota Pendopo.

“Selain jalan sehat, kami juga menggelar doorprize yang hadiah utamanya berupa satu buah sepeda dan TV LED 15 inch.

Tujuan agar mereka sadar tentang pentingnya memilih. Karena itu, kami akan berupaya maksimal sosialisasi baik melalui situs resmi KPUD PALI, dan juga media massal dalam sosialisasi tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :   Ikuti Bimtek, Anggota PPS di PALI Diberi Pemahaman Menyusun LPJ

Di tempat yang sama, Bupati PALI yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) kabupaten PALI Asrohi berharap, KPUD PALI sebagai penyelenggara pilkada bisa mengajak masyarakat untuk memilih.

“Kalau ketika pilkada PALI tingkat partisipasi pemilih mencapai 75 %, maka kalau bisa ditingkatkan menjadi 80 sampai 90 %. Karena, jika sampai turun dari angkat itu artinya KPUD belum maksimal dalam sosialisasi,” tukasnya.

Ia berpesan kepada masyarakat agar tidak takut untuk memilih. “Pilihlah sesuai pilihan hati ibu-ibu dan bapak-bapak sekalian. Siapapun pilihannya, yang penting kita wajib memilih,” tutupnya. (ans)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

KPU Lubuklinggau Selesai Gelar Rekapitulasi, Penetapan Caleg Terpilih Tunggu Juknis dari KPU Provinsi Sumsel

Lubuklinggau, KoranSN Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah selesai menggelar …

error: Content is protected !!