Kuasa Hukum: Janggal dan Aneh Kalau Sarimuda Pelaku Tunggal Pada Perkara Dugaan Korupsi Angkutan Batu Bara PT SMS

Terdakwa Sarimuda saat dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Sidang lanjutan Sarimuda mantan Direktur Utama PT SMS Periode 2019-2021, terdakwa dugaan kasus korupsi penyalahgunaan kewenangan kerjasama pengangkutan batu bara oleh PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (PT SMS) BUMD Pemprov Sumsel, Senin (5/2/2024) kembali digelar di Pengadilan Tipikor Palembang.

Dalam persidangan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Pitriadi SH MH, Kuasa Hukum dari terdakwa Sarimuda yakni Heri Bertus S Hartojo SH MH membacakan eksepsi (nota keberatan atas dakwaan JPU KPK).

Baca Juga :   Pasar Cinde Mangkrak Jadi Tunggakan Kasus, Kajati Sumsel Tegaskan Sedang Konsen dengan Perkara Korupsi Sektor Pendapatan Negara, Kerugian Negaranya Capai Triliunan Rupiah!

Dikatakannya, terkait Sarimuda yang didakwa JPU (Jaksa Penuntut Umum) KPK sebagai pelaku tunggal adalah aneh dan janggal. Padahal dalam dakwaan JPU telah diuraikan jika perkara tersebut melibatkan beberapa staf keuangan PT SMS.

“Tidak mungkin Sarimuda mengambil cek sendiri dan tandatangan sendiri. Kemudian untuk tagihan invoice dari para vendor tentu ada screening, lalu staf keuangan melakukan pemeriksaan termasuk lampiran serta penghitungan apakah invoice itu perhitungannya sudah benar atau belum. Jika sudah benar, maka naik ke direktur keuangan dan barulah ke Sarimuda. Jadi ada keterlibatan pihak lain, dan janggal serta aneh kalau Sarimuda pelaku tunggal,” paparnya.

Baca Juga :   Eddy Hermanto dan Kontraktor Dwi Kridayani Diperiksa Kejati Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

Masih dikatakan Kuasa Hukum dari Sarimuda, dalam dakwaan JPU KPK untuk tempus delicti yakni tahun 2020 sampai dengan tahun 2022. Padahal faktanya Sarimuda menjabat sampai dengan November 2021. HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejati Sumsel Perdalam Penyidikan Dugaan Korupsi Pajak

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH, Jumat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!