Kudus Dorong Pelaku Usaha Pariwisata Miliki Sertifikat CHSE



Sertifikat penerapan Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) yang dimiliki oleh salah satu hotel di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.(Foto-Antara)

Kudus, KoranSN

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendorong pengusaha hotel dan pariwisata untuk mengurus sertifikat penerapan protokol kebersihan, kesehatan, keamanan, dan ramah lingkungan (CHSE) karena merupakan kompetensi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.
“Sebelumnya, semua pelaku wisata, baik hotel, restoran, rumah makan dan pengelola objek wisata diikutkan dalam bimbingan teknis yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Harapannya, mereka tidak sekadar sudah bisa menerapkan standar prokes, melainkan ada standarisasi melalui kepemilikan sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability),” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Mutrikah di Kudus, Minggu.
Baca Juga :   Gunung Merapi Mengeluarkan Guguran Material Sejauh 1,5 Km
Ia mengakui pihaknya hanya sebatas mendorong pelaku usaha di bidang kepariwisataan untuk mendapatkan sertifikat CHSE tersebut, karena menjadi jaminan kesehatan bagi masyarakat.
Bagi tamu hotel, diakui, sertifikat tersebut sangat penting karena mereka juga menginap dalam waktu tertentu, sehingga perlu ada jaminan kesehatan. Sedangkan untuk tempat wisata dan restoran juga penting, namun jumlah yang sudah mengurus belum diketahui karena hal tersebut merupakan program kementerian. HALAMAN SELANJUTNYA>>






Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Sejumlah Objek Wisata di Biak Kembali Beroperasi 100 Persen

Biak, KoranSN Sejumlah objek wisata di Kabupaten Biak Numfor, Papua, sudah kembali beroperasi secara penuh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.