Lacak Kekayaan Hasil Dugaan Korupsi, Asset Tracing Tersangka Masjid Sriwijaya Terus Berjalan



Tiga Ruko milik Eddy Hermanto yang disewakan menjadi satu kantor di Jalan Residen Abdul Rozak Palembang saat disita Kejati Sumsel.

Palembang, KoranSN

Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman, Minggu (2/5/2021) menegaskan, hingga kini asset tracing atau pelacakan aset milik empat tersangka dugaan kasus korupsi Masjid Sriwijaya Palembang masih terus berjalan.

Menurutnya, dalam pelacakan aset tersebut Kejati Sumsel mengerahkan Tim Intelijen dan Tim Jaksa Penyidik.

“Jadi asset tracing sampai saat ini masih berjalan. Tujuannya untuk melacak aset kekayaan keempat tersangka yang diperoleh mereka dari hasil perbuatan dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang. Jika dalam pelacakan ini nantinya ditemukan aset dari hasil tindak pidana korupsi tersebut tentunya kita lakukan penyitaan,” tegasnya.

Baca Juga :   2 Buronan Kasus Mayat Dicor di TPU Kandang Kawat, Direskrimum Polda Sumsel: Novi dan Amir Kemana Pun Kabur Kami Kejar

Masih dikatakannya, selain itu penyitaan aset dilakukan juga untuk memulihkan kerugian negara yang terjadi pada dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya.

“Sebab jika perkaranya sudah diputus di sidang nanti dan tersangkanya tidak mau membayar pengembalian uang kerugian negara, maka aset-aset yang disita inilah yang akan mengembalikan kerugian negara,” ungkapnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Pencuri Bantalan Rel Kereta Api di Lahat Dibekuk

Lahat, KoranSN Satuan Polisi Sektor Kikim Tengah berhasil melakukan tangkap tangan, terhadap seorang pelaku pencurian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.