Lagi, 1 PDP Covid-19 di Muba Meninggal Dunia



Ilustrasi. (foto-antaranews)

Sekayu, KoranSN

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali mengkonfirmasi jika ada satu lagi orang kategori Pasien dalam Pengawasan (PDP) nomor 66 Covid-19, Rabu (27/5/2020) meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD Sekayu sejak 23 Mei 2020 lalu.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P membenarkan hal tersebut.

Dikatakannya, jika PDP nomor 66 tersebut dimakamkan sesuai protokol Covid-19 yang diminta pihak keluarga hingga PDP dimakamkan di Desa Simpang Sari Kecamatan Lawang Wetan.

“Riwayat perjalanan dari Jambi tiba di RSUD Sekayu dengan kondisi penurunan kesadaran pada 23 Mei lalu dan meninggal dunia,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P.

Baca Juga :   BUMD Muba Buka Loker untuk Penyandang Disabilitas

Ia merincikan untuk data PDP, ODP, dan OTG di Muba yakni; PDP totalnya sebanyak 69, dalam proses pengawasan 31, selesai pengawasan 38. Selanjutnya ODP total 329, dalam proses pemantauan 29 dan yang selesai pemantauan 297.

Sedangkan untuk OTG totalnya berjumlah 173 dan yang masih dalam proses pemantauan sebanyak 117 kemudian yang selesai pemantauan sebantak 56 orang.

“Kami juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga PDP 66. Saya atas nama pribadi dan Pemkab Muba mengucapkan turut berduka cita, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Baca Juga :   Gencarkan Suntik Vaksin, Giliran Peserta Didik SMA Sederajat di Muba

Dilanjutkannya, jika pihak keluarga harus ihklas meski Almarhum sampai saat ini belum dinyatakan positif Covid-19 karena masih menunggu hasil swab.

“Akan tetapu dikarenakan Almarhum berstatus PDP, jadi kita berdasarkan protokol kesehatan, dimana PDP tersebut dimakamkan mengikuti aturan tersebut,” terangnya. (tri)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kapolres MUBA Pimpin Sertijab Roling Jabatan

Sekayu, Koran SN Kapolres Musi Banyuasin (MUBA) AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK MSi, memimpin upacara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.