Lagi Cuci Piring, Siswi SMA Nyaris Diperkosa





pencabulan ilustrasi

Prabumulih, SN
Tindakan asusila dialami sebut saja ‘Bunga’ (15) seorang siswi kelas I SMA di salah satu sekolah Prabumulih. Bahkan korban nyaris diperkosa seorang pria tak dikenal (OTD).

Peristiwa tragis itu terjadi di belakang rumah tempat korban ngekos yakni, di Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur, Minggu (13/12) sekitar pukul 06.00 WIB.

Beruntung gadis masih anak baru gede (ABG) ini sempat menjerit serta memberontak ketika salah satu payudaranya diremas dan dipeluk dari belakang oleh pelaku.

Suara jeritan korban spontan membuat anak pemilik kosan dan penghuni kosan lain terkejut dan berlarian menuju sumber suara.
Akibatnya, pelaku yang panik dan melihat penghuni kosan lain berdatangan langsung kabur melarikan diri.

Kasus pelecehan seksual ini sekarang sudah ditangani petugas Polres Prabumulih setelah korban ditemani keluarganya melaporkannya ke polisi.

“Korban dan keluarganya saat ini sedang membuat laporannya ke kita, dan masih memberikan keterangannya ke petugas,” ujar Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIk MTCP melalui Kasat Reskrim, AKP Bagus Adi Suranto SIk didampingi Kanit PPA, Aiptu Usmantoro, kemarin.

Dalam laporannya, korban menyebutkan peristiwa itu bermula saat dirinya tengah berada sendirian dikosan, lantaran ditinggal mudik saudara perempuannya ke desanya. Seperti biasa, pagi itu korban hendak mencuci piring di belakang rumahnya yang memang kondisi tempatnya terbuka.

“Ketika asyik mencuci piring itulah tiba-tiba datang seorang pria tak dikenal dari arah belakang dan langsung menarik tangan korban sambil meremas-remas payudara korban. Mendapat perlakuan tak senonoh membuat korban terkejut dan menjerit sambil berontak sekuat tenaga, berusaha melepaskan diri dari cengkeraman pelaku yang sudah dikuasai nafsu birahi tersebut,” paparnya.

Anak pemilik kosan RF (28) menambahkan, saat kejadian ia
dan beberapa penghuni kosan lainnya sempat mendengar teriakan korban. Lalu mereka langsung datang ke arah suara jeritan korban hingga membuat pelaku panik dan lari meninggalkan korban yang masih berontak karena ketakutan.

Baca Juga :   Wabup dan Kapolres Tinjau Tenda Darurat

“Dio (korban, red) ini menjerit dan terdengarlah, kiro kami ado apo, aku langsung keluar dak taunyo ado lanang yang megangi dio, langsung dikejar tapi dak dapat,” ujar RF dikonfirmasi, kemarin (14/12).

Menurut RF, korban tinggal di kosan milik orangtuanya itu, baru dua bulan terakhir dan korban tinggal bersama saudara perempuannya.

“Namun waktu kejadian, ayuk korban lagi balek dusun katonyo, makonyo kemarin langsung menghubungi keluarganyo dan kami antarkan ke polsek timur untuk melapor,” katanya sembari menuturkan saat kemarin petugas menyarankan untuk membuat laporannya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Prabumulih didampingi pihak keluarganya. (and)







Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

KPK Fasilitasi Pemeriksaan BPK Terhadap SYL

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (17/5/2024) memfasilitasi pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!