Lagi Ngopi, Tukang Ojek Diserang Musuh Bebuyutan Kakak Kandung

Ilustrasi. (Foto-Net)

Palembang, KoranSN

Naas yang menimpah Ridho Ilahi (31), warga Jalan A Yani Lorong SMP Kelurahan Silaberanti Kecamatan SU I ini.

Pasalnya, dirinya harus mengalami beberapa luka tusuk dan sabetan senjata tajam yang diduga dilakukan ‘AR’ (40), musuh kakak bebuyutan kandungnya.

Luka-luka yang dialaminya berada di bagian dagu, punggung sebelah kiri, luka tusuk pada bagian dada kanan, luka lecet pada bagian kaki kanan.

Tak terima atas apa yang menimpahnya itu, Ridho, Senin (20/11/2017) mendatangi ruang SPK Terpadu Polresta Palembang guna melaporkan ‘AR’, yang diketahui warga Jalan KI Marogan Kecamatan Kertapati ini ke polisi.

Baca Juga :   Dua Oknum TKS Pemkab Lahat Diduga Tertangkap Kasus Narkoba

Menurut keterangan korban, kejadian naas yang dialaminya terjadi pada Minggu kemarin (19/11/2017) sekitar pukul 16.00 WIB, diwarung kopi depan stasiun Kertapati Palembang.

Dimana korban yang kesehariannya sebagai tukang ojek ini, sedang duduk menunggu penumpang di lokasi sambil minum kopi, tanpa disadarinya tiba-tiba datang terlapor dengan menggunakan sepeda motornya.

“AR dari arah belakang tanpa banyak tanya, langsung menusuk dan menyabetkan badik kearah tubuh saya secara berulang kali Pak!,” terangnya.

Masih kata korban, mendapatkan serangan dadakan dari terlapor. Ia pun hanya bisa menangkis serangan dari terlapor dengan menggunakan tangan kosong sampai akhirnya iapun dapat melarikan diri dari serangan terlapor secara membabi buta itu.

Baca Juga :   Pecatan Polair Jadi Pengedar Sabu Beromset Puluhan Juta Rupiah

“Akibat serangan itu, saya mengalami beberapa luka senjata tajam pada tubuh saya Pak!,” akunya.

Ia berharap, dengan adanya laporan yang ia buat ini, petugas dapat menangkap terlapor yang telah melakukan penganiyaan terhadap dirinya.

“Saya berharap ‘AR’ dapat tertangakp dan dihukum seberat-beratnya,” harapnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan dari korban.

“Laporannya sudah kita terima, dan secepatnya akan kita proses. Korban juga sudah kita minta untuk melakukan visum guna melengkapi berkasnya,” tukasnya. (den)



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

JPU Tuntut Tiga Terdakwa Pidana Pemilu Enam Bulan Penjara

Aceh, KoranSN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bireuen, Provinsi Aceh menuntut tiga terdakwa tindak …

error: Content is protected !!