Lahan 2 Perusahaan di OKI Terbakar, 7 Warga Diperiksa Polisi





Petugas gabungan TNI bersama RPK dan Masyarakat Peduli Api (MPA) saat memadamkan api yang membakar lahan. (Foto-Humas Kodam)

Kayuagung, KoranSN

Tujuh orang warga Kabupaten OKI diperiksa Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satuan Reskrim Polres Ogan Komering Ilir (OKI) terkait insiden kebakaran hutan, kebun dan lahan (Karhutbunla) di wilayah OKI.

Tujuh orang ini diperiksa selama tiga hari secara bergantian di Mapolres OKI dari tanggal 28, 29 dan 31 Juli 2018. Tujuh orang ini diperiksa sebagai saksi untuk mendapatkan keterangan guna mengungkap kasus Karhutbunla yang terjadi di Kecamatan Tulung Selapan yang masuk di wilayah dua perusahaan yang ada di lokasi.

“Semuanya kita minta keterangan terkait Karhutbunla yang terjadi di wilayah PT ‘TI’ (Desa Petaling, Desa Kayu Ara dan Desa Pulu Beruang) dengan luas kurang lebih 34 hektar dan PT ‘KYA’ (Desa Selapan Ilir dan desa Pulu Beruang) dengan luas kurang lebih 2 hektar beberapa waktu lalu,” terang Kapolres OKI AKBP Ade Harianto melalui Kasat Reskrim AKP Agus Prihadinika.

Dia mengharapkan, dengan adanya keterangan dari tujuh orang ini dapat mempercepat pengungkapan kasus Karhutbunla.

“Sesuai instruksi, pelaku pembakar hutan akan kita tindak tegas,” katanya.

Baca Juga :   Warga Binaan Kelas II B Muara Enim Gelar Pentas Seni

Sebagai informasi, Karhutbunla yang terjadi di PT ‘TI’ terjadi, Sabtu (21/7/2018). Sedangkan Karhutbunla di PT ‘KYA’ terjadi, Kamis (26/7/2018).

Selain melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang tersebut, Polres OKI juga telah memasang police line di lokasi kebakaran, serta melakukan pengecekan di TKP.

“Selama masa pemeriksaan, lahan tidak boleh digarap,” tegas Agus. (iso)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Lubuklinggau Juara 1 Lomba Kreasi Jingle Galeri Pelangi

Surakarta, KoranSN Mewakili Provinsi Sumatera Selatan, Tim Kota Lubuklinggau raih juara pertama pada Lomba Kreasi …

error: Content is protected !!