Lalui 30 Tahun, Akhirnya Jalan Kayuagung-Sepucuk Tuntas



Bupati OKI saat meninjau pembangunan Jalan Sepucuk Km 23. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Pemerintah Kabupaten OKI sedang gencar mengebut perbaikan infrastruktur jalan. Contohnya, prioritas pembangunan ruas jalan Kayuagung-Sepucuk-Pedamaran Timur yang merupakan akses utama bagi warga di empat kecamatan yakni, Sungai Menang, Pedamaran Timur, Cengal dan Mesuji Raya menuju Kayuagung sebagai ibu kota kabupaten.

Sudah puluhan tahun jalan ini menjadi momok bagi warga yang melintas dikarenakan berlumpur ketika hujan dan berdebu di musim kemarau. Ruas jalan yang membentang sepanjang 38 KM ini mulanya hanya jalan rintisan tanah timbun di hamparan hutan gambut.

Pembukaan jalan Sepucuk ini sudah sejak hampir 30 tahun silam dilakukan tiga bupati sebelumnya. Namun karena keterbatasan anggaran dan kontur tanah gambut yang labil, membuat pembangunan jalan ini tidak tuntas dalam satu tahun anggaran.

“Membangun jalan di tengah rawa biayanya lebih tinggi dari pada jalan biasa. Butuh upaya khusus, apalagi dihambat keterbatasan biaya. Tapi ini sudah komitmen Pak Bupati karena pentingnya akses jalan ini bagi masyarakat,” ungkap Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang OKI, Ir HM Hapis MM saat medampingi Bupati OKI, H Iskandar SE meninjau jalan itu.

Dikatakan Hapis, untuk menutup kontur tanah yang lembek dibutuhkan tiga lapisan cor beton bertulang. Lapisan pertama sebagai pengeras di bagian paling bawah, lapisan kedua berupa cor agreagat dan lapisan paling atas dipoles dengan aspal hot mix.

“Skalanya bisa 1 perbanding 5. 1 KM jalan di lahan gambut itu bisa dapat 5 KM jalan di kontur tanah biasa, makanya biayanya tinggi,” ungkap Hapis.

Sementara Bupati OKI, H Iskandar SE menilai terhubungnya jalan Kayuagung-Sepucuk dipercaya menjadi infrastruktur konektivitas yang akan memberikan mutiplier effect bagi lingkungan di sekitarnya. Tembusnya jalan penghubung kawasan Pantai Timur OKI ini dinilai akan menumbuhkan sumber-sumber perekonomian baru bagi masyarakat di sekitarnya. Untuk itu, Iskandar memastikan akses vital ini sudah tuntas di tahun 2017.

Baca Juga :   Fossbi Muratara Gelar Festival Sepak Bola Akhir Tahun

Berdasarkan data Dinas PU dan Penataan Ruang OKI, jalan Kayuagung-Sepucuk-Pedamaran Timur telah tersambung dengan kontruksi cor beton sepanjang 36,178 KM atau mencapai 93 persen dari total panjang ruas jalan 38,7 KM. Tahun 2014 dibangun sepanjang 1,56 KM, Tahun 2015 sepanjang 5,687 KM, 2016 sepanjang 12, 265 KM.

“Untuk tahun ini ditargetkan 11 KM sedang dibangun sehingga total yang akan tembus menjadi 36,1 KM. Ini berarti sisa jalan yang belum tembus sepanjang 2,5 KM. Sisanya 2,5 KM, akan ditanggulangi melalui bantuan dana bencana alam dan pemeliharaan rutin. (iso)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kajari Muara Enim Dijabat Rudi Iskandar

Muara Enim, KoranSN Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim Yulius menghadiri acar pisah sambut Kepala Kejaksaan …

    error: Content is protected !!