Laznas LMI Ajak Puluhan Anak Yatim Dhuafa Palembang Makan Ikan Bersama





Tampak beberapa perwakilan yatim dhuafa saat mengikuti kegiatan makan ikan program Aisumaki bersama Laznas LMI,Minggu (8/9/2019). (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Salah satu program pemberdayaan unggulan Laznas Lembaga Manajemen Infaq (LMI) adalah program Anak Indonesia Suka Makan Ikan (Aisumaki). Program ini memberi pelatihan memasak kepada para dhuafa dan mengundang anak yatim untuk makan ikan bersama pada puncak pelaksanaan Aisumaki di Gandus, Palembang, Minggu (8/9/2019).

Tampak hadir Staf Ahli Wali Kota Palembang bidang ekonomi pendapatan daerah, hukum dan HAM, Altur Febriyansyah. Hadir pula perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan dan Dinas Sosial, Dinas Pendidikan.

Pada sambutannya, Altur Febriansyah menyampaikan apresiasinya pada program Aisumaki yang tidak hanya memberi modal keterampilan, tetapi juga pendampingan dan permodalan untuk warga Palembang. “Pempek menjadi penganan khas Palembang. Wali Kota saat ini sedang mempersiapkan pempek masuk pasar international. Terima kasih kepada Laznas LMI karena program ini sudah membantu kami. Dinas pariwisata dan asosiasi pempek akan support para bunda Aisumaki semuanya,” paparnya.

Baca Juga :   Oktober Deklarasi, Sarimuda Masih Rahasiakan Bacawako

Rangkaian acara yang berlangsung sejak Jumat (6/09/2019) ini memfasilitasi masyarakat dhuafa untuk berdaya secara ekonomi dengan memberikan pelatihan memasak makanan yang berbahan dasar ikan. Terdapat 25 perempuan yang mendapat pelatihan memasak dari Bunda Rayya, mayoritas mereka adalah janda. Selain itu, Aisumaki juga menjadi bentuk upaya Laznas LMI dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak yatim dan dhuafa dengan makanan olahan ikan.

Direktur Utama Laznas LMI, Agung Wijayanto mengajak semua pihak untuk turut bersama mendukung program Aisumaki. “Upaya pemenuhan gizi anak-anak merupakan tanggung jawab kita bersama, bukan pemerintah saja. Karena masa depan Indonesia ada di tangan mereka. Kami mengajak semua pihak untuk turut membangun generasi cerdas dan masyarakat yang berdaya, khususnya di Palembang,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pemkot Palembang Terus Berikan Pengetahuan KB Kepada Masyarakat

Acara ini ditutup dengan makan bersama anak yatim dan dhuafa. Selain pempek, tersedia juga menu masakan berbahan dasar ikan yang dimasak langsung oleh para peserta Aisumaki. Di antaranya pindang patin, brengkes tempoyak, sambal embem, model, dan tekwan. (fer)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Pasar Sekanak Bakal Direvitalisasi

Palembang, KoranSN Guna menghidupkan kembali Pasar Sekanak di Kelurahan 28 Ilir, Kecamaran Ilir Barat II …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.