Lebih Baik Tidak Berangkat Daripada Tidak Sampai







Kabid LLAJ dan Perkeretaapian, Sudirman.
Kabid LLAJ dan Perkeretaapian Dishubkominfo Sumsel, Sudirman.

Palembang, koranSN

“Lebih Baik Tidak Berangkat Daripada Tidak Sampai” begitulah semboyan yang disampaikan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Sumsel. Karena itu, sebelum beroperasionalnya angkutan lebaran pihak Dishubkominfo Sumsel memastikan agar setiap angkutan lebaran aman.

“Ya, kami didampingi pihak kepolisian akan melakukan ram check untuk setiap angkutan lebaran seperti AKAP dan AKDP agar perjalanan aman dan tertib,” kata Kepala Bidang (Kabid) LLAJ dan Perkeretaapian Dishubkominfo Sumsel, Sudirman HM, saat dijumpai diruang kerjanya, Rabu (15/6/2016).

Dijelaskannya, ram check ini sendiri telah dilakukan mulai tanggal 13 Juni yang lalu sampai dengan tanggal 22 Juni mendatang atau sebelum H-12 lebaran. Dalam ram check ini sendiri pihaknya akan mengecek diantaranya light jalan seperti teknisnya ban, setir, lampu, chasis, nomor mesin. Selain itu, pihaknya juga akan mengecek operasional trayeknya dari angkutan lebaran tersebut.

“Jika semuanya baik dan izin trayeknya benar maka akan diberikan stiker di angkutan lebaran tersebut, namun jika trayeknya salah maka angkutan tersebut akan ditilang,” tegasnya.

Ditahun sebelumnya, dirinya mengakui bahwa ada angkutan yang tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan dalam ram check tersebut, hal ini dikarenakan operasional angkutan lebaran dimulai H-7 lebaran sedangkan untuk tahun ini operasional angkutan lebaran dimulai H-12 jadi lebih awal dari tahun sebelumnya. dirinya berharap dengan lebih awalnya dilakukan ram check ini maka hasilnya akan baik karena tekad dari Kemenhub yakni zero insiden.

Baca Juga :   Wagub DKI: Jangan Main-main Soal Karantina Terkait 162 Kasus Omricon

“Kami juga akan menggelar pasukan tanggal 23 Juni 2016 jam 9 di AAL jadi seluruh jajaran perhubungan dan instansi terkait ikut dalam hal tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, angkutan lebaran untuk tahun ini tidak akan kurang mengingat kebanyakan masyarakat sudah menggunakan mobil pribadi serta menggunakan transportasi udara, dan kapal api. Bahkan, pihaknya juga memprediksi penggunakan kapal laut dalam arus mudik ini relatif sepi.

“Ya, kita lihat sendiri saat ini kenyaman yang paling utama, karena itu masyarakat banyak memilih naik pesawat dan kereta api mengingat saat ini kereta api sudah baik, terlebih lagi tiketnya dapat dipesan melalui online jadi tidak ribet,” terangnya.

Ram check ini sendiri, sambung Sudirman akan dilakukan di dua terminal yakni Terminal Karya Jaya dan Terminal Alang-Alang Lebar (AAL) karena terminal tersebut merupakan transit untuk angkutan seperti AKAP dan AKDP. Untuk operasional angkutan lebaran sendiri, Sudirman menambahkan akan dimulai pada H-12 atau pada tanggal 29 Juni sampai dengan H+10 atau tanggal 10 Juli mendatang.

Baca Juga :   BRIN: HUT ke-76 RI Ditandai Dengan Sejarah Riset dan Inovasi Indonesia

“Untuk pelarangan kendaraan berat melintas yakni dimulai pada H-5 sampai dengan H+3 agar tidak mengganggu arus mudik kecuali untuk kendaraan sembako maka tetap diperbolehkan untuk melintas,” ujarnya.

Disinggung soal banyaknya kendaraan melintas saat ini, bahkan terkadang ada yang melakukan pelanggaran, dirinya menambahkan, itu adalah ulah dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Sebagai pihak Dishubkominfo, dirinya menerangkan bahwa kewenangan untuk memperingati pelanggaran tersebut yakni pihak kepolisian. Hal ini diterapkan sejak dicabutnya Undang-Undang nomor 22 sehingga peran Dishub sendiri yakni di terminal dan di jembatan timbang.

“Tapi menurut kami volume kendaraan berat saat ini tidak ada peningkatan,” tandasnya. (wik)





Publisher : awik obsesi

Lihat Juga

Pemkot Depok Siapkan Langkah-langkah Antisipasi Kenaikan Inflasi

Depok, KoranSN Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Jawa Barat menyiapkan beberapa langkah untuk mengantisipasi agar tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!