Legal Bank Sumsel Babel Akui Appraisal dari Pihak Debitur yang Menilai Harga Agunan Kredit Rugikan Negara Rp 13 M Lebih



Saksi dari pegawai Bank Sumsel Babel saat dihadirkan dalam sidang Aran Haryadi dan Asri Wisnu Wardana terdakwa dugaan korupsi kredit modal kerja yang rugikan negara Rp 13 miliar lebih di Pengadilan Tipikor Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Yusman Pegawai Divisi Legal Bank Sumsel Babel (BSB), Rabu (11/5/2022) menjadi saksi Aran Haryadi (Pimpinan Divisi Kredit BSB) dan Asri Wisnu Wardana (Pegawai Analis Kredit BSB), terdakwa dugaan kasus korupsi kredit modal kerja Bank Sumsel Babel yang rugikan negara Rp 13 miliar lebih di Pengadilan Tipikor Palembang.

Baca Juga :   Uang Ratusan Juta Hasil Dugaan Korupsi Tugu Batas Kota Palembang Disita Jaksa

Dalam persidangan, saksi Yusman mengakui jika agunan kredit dalam perkara tersebut harganya dinilai oleh
Appraisal dari KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik) yang ditunjuk PT Gatramas Internusa selaku pihak debitur.

“Appraisal yang menilai agunan dalam perkara ini ditunjuk oleh PT Gatramas Internusa,” kata saksi.

Kemudian Ketua Majelis Hakim Efrata Happy Tarigan SH MH mempertanyakan kepada saksi mengapa untuk penilaian harga agunan yang dijaminkan tidak dilakukan Appraisal yang ditunjuk sendiri oleh Bank Sumsel Babel. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Sidang Aran Haryadi dan Asri Wisnu Akan Ungkap Fakta Hukum Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel Rugikan Negara Rp 13 Miliar Lebih

Palembang, KoranSN Kasi Penkum Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH, Sabtu (28/5/2022) menegaskan, sidang terdakwa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.