Lemang Ketan, Kuliner khas desa tanjung sirih Lahat



DSC_0078
Foto Foto-Robbiansah/ koransn

DSC_0062 DSC_0058

lahat,koran SN
Desa tanjung Sirih yang letaknya tidak terlalu jauh dari kota lahat lebih kurang 10 km, memiliki kuliner yang sangat terkenal yaitu makanan lemang (ketan yang dimasak dalam bambu) para penjual lemang desa Tanjung Sari ini ramai dikunjungi orang , terdapat 3 jenis lemang disana diantaranya lemang durian, lemang gemuk dan lemang pisang yang semua rasanya sangat luar biasa di lidah, apalagi suasana desa tanjung sirih ini terletak
dipinggir jalan,dan berada diantara hamparan sawah , sehingga membuat suasana yang datang ke tempat ini makin betah berlama- lama  untuk sekedar duduk, atau sembari minum kopi di pondokan yang disediakan oleh penjual lemang di sana.

Pembeli yang berkunjung kesini, tidak hanya penduduk setempat, tetapi banyak juga yang dari luar kota yang melintas di desa ini,ada yang dari lampung, jambi, palembang,bahkan nampak oleh kami saat berada disana ,ada turis dari  Belanda yang juga ikut mencicipi kuliner lemang ini,dan nampak sangat  antusias dengan suasananya, tampak beberapa kali dia memotret kegiatan para penjual lemang disini.

Dimulai tahun 2005 yang lalu tempat lemang ini mulai berjualan, dari tahun ke tahun penjual bertambah ramai, saat ini ada sekitar 25 titik penjual lemang  di desa tanjung sirih,ada juga jenis kuliner lain yang di jual di tempat ini  seperti pepes ikan sungai lematang yang dimasak di dalam bambu,ada juga ikan  lematang yang dimasak dengan sistem “diasap”, dilingkungan sekitar penjual  lemang juga menyediakan tempat duduk lesehan yang cukup nyaman.

Tempat ini tidak hanya ramai di sabtu dan minggu tetapi di hari kerja juga tetap ramai, karena desa ini merupakan jalan lintas ke arah pagar alam, warga mulai berjualan lemang ini sejak pagi sampai dengan jam 8 malam sehingga lemang yang dijual tidak ada yang disimpan, selalu “fresh from the oven” alias selalu dimasak baru, yadi(25) penjual lemang mengatakan ” kalo hari sabtu dan minggu datangnya jangan sore, karena kalo sore pasti lemang sudah habis, maklum  banyak yang jalan jalan” tambahnya sambil bercanda.

Baca Juga :   Cegah Penyebaran Covid 19, Pemilihan Ketua RT Ditunda

Desa tanjung sirih tidak hanya kaya akan potensi wisata kulinernya,  tak jauh dari lokasi penjual lemang terdapat lokasi air terjun yang bisa
ditempuh dengan berjalan kaki, berjarak 1km, sungai yang mengalir diantara penjual kuliner ini juga menambah lengkap suasana disini, siti (40) warga sekitar mengatakan kemaren walikota Palembang beserta rombongan juga mampir dan beli lemang disini tambahnya  bersemangat.

Bagi anda yang kebetulan melintas ke arah pagar alam jangan sampai melewatkan lemang di desa tanjung sirih ini, apa lagi saat liburan ahir pekan, ditempat ini bisa menjadi pelengkap weekend akhir pekan anda atau sekedar kita dapat beristirahat sejenak sambil kopi dengan suasana alam pedesaan.(robby)



Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

KPU Lubuklinggau Selesai Gelar Rekapitulasi, Penetapan Caleg Terpilih Tunggu Juknis dari KPU Provinsi Sumsel

Lubuklinggau, KoranSN Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah selesai menggelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!