LGBT Tak Boleh Masuk ke Muratara!









Abdullah Matcik. (Foto-Sunardi/Dok/Koransn)

Muratara, KoranSN

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) menegaskan bahwa Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) tak boleh masuk ke wilayah Muratara, sebab akan merusak moral dan tatanan akidah syariat Islam.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Muratara Abdullah Matcik, Senin (18/12/2017).

“Saya minta kepada para kepala desa, camat dan rekan-rekan OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muratara agar LGBT konsep tidak masuk ke wilayah Muratara, karena itu merusak moral, merusak tatanan akidah syariat Islam,” katanya.

Putra asli kelahiran Muratara ini menjelaskan, kalau dalam rumah tangga kumpul-kumpul suami istri yang tidak sah, menurut syariat dan undang-undang yang berlaku, bertentangan dengan visi misi bupati dan wakil bupati Muratara.

“Kita sudah diatur oleh undang-undang perkawinan dan syariat agama, bahwa laki-laki menikahi wanita menurut syariat agama. kenapa maunya laki-laki sama laki-laki, wanita sama wanita? jelas dalam Alquran itu sudah melarang,” tukas Sekda.

Dia menjelaskan, menurut UU perkawinan no 1 tahun 1974 tentang perkawinan bahwa nikah secara syariat agama harus dicatat.

“Insyaallah tidak masuk ke dusun kita ini ya pak Kades. Seperti yang senang dengan LGBT itu, biarlah orang luar sana, masyarakat Muratara tidak akan melaksanakan itu. Juga tidak akan melaksanakan ajaran-ajaran yang melanggar norma-norma agama,” harapnya.

Baca Juga :   DWP OKI Gelar Lomba Publik Speaking dan MC

Sementara itu tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama, Kabupaten Muratara Muhamad Ali mengatakan segala bentuk hubungan yang tidak diikatkan dengan tali perkawinan jelas dilarang dalam ajaran agama, apalagi LGBT itu tindak prilaku yang menyimpang.

“Kita selaku orang Indonesia menentang keras terhadap prilaku seperti itu, sebab perbuatan itu jelas dilarang oleh agama kita,” pungkasnya. (snd)











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

550 Paket Sedekah ASN OKI untuk Kaum Dhuafa

Kayuagung, KoranSN Sebanyak 550 paket bahan pokok hasil dari pengumpulan sedekah ASN di Kabupaten OKI …

error: Content is protected !!