Lima Kampung Kumuh Belum Tersentuh

Ilustrasi. (foto-net)

Lubuklinggau, KoranSN

Dari 11 kampung kumuh yang ada di Kota Lubuklinggau, lima diantaranya belum ditangani. Namun lima kampung kumuh tersebut rencananya akan ditata ulang pada 2018 ini dan ditargetkan selesai pada tahun 2019 mendatang.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Lubuklinggau, Emra Endi menjelaskan, hingga saat ini pihaknya telah menata enam kampung kumuh yang ada di Lubuklinggau.

“Tahun 2019 target penanganan kampung kumuh itu selesai,” ujarnya, Selasa (16/1/2018).

Mantan Kabag Adm Pembangunan Setda Kota Lubuklinggau ini juga menambahkan, penataan terhadap kampung kumuh dilakukan mulai pembangunan lingkungan seperti drainase, infrastruktur jalan, penerangan atau kelistrikan.

Termasuk dengan rumah tidak layak huni dituntaskan lewat peningkatan kualitas rumah dan pembuatan ruang terbuka hijau.

Baca Juga :   Tahun Ini, Rp 4,5 M Akan Dibangunkan Dua Masjid di Empat Lawang

“Pertama kita bangun lingkungan seperti kampung Jawa Kanan SS, kampung warna warni, mesat seni dan rumah tidak layak huni kita tuntaskan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, untuk penanganan kampung kumuh di Lubuklinggau tersebut, dalam waktu dekat pihaknya berencana akan ke Jakarta.

“Ada bantuan dari Kemenerian PU itu masing-masing kelurahan mendapatkan satu miliar. Rencana kita hari ini berangkat dengan Bappeda penuntasan kampung kumuh itu,” jelasnya.

Sedangkan mengenai penanganan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni yang dilakukan lewat program bedah rumah, di tahun 2018 mendapatkan alokasi dana sebesar Rp6,8 miliar.

Dimana terdapat 432 unit rumah yang akan dibedah. Jumlah itu bertambah dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 408 unit rumah.

Baca Juga :   Muba Fokus Pemenuhan Kebutuhan Listrik

Sementara itu Kabid Perkim Lubuklinggau, Ernaldi menjelaskan lima kampung kumuh yang belum dibenahi yakni Pasar Pemiri, Lubuklinggau Ilir, Dempo, Karya Bakti, Mesat Jaya dan Bandung Kiri.

Sedangkan enam kampung kumuh lagi sudah dibenahi meliputi Mesat Jaya, Mesat Seni, Ulak Surung, Lubuklinggau Ulu, Jawa Kanan SS dan Muara Enim.

“Yang lima lagi proposal kita. Intinya minta pendanaan ke pusat,” ujarnya. (rif)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Plt Bupati Muara Enim Sidak Dinas-dinas

Muara Enim, KoranSN Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, SH melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke …