Lompati Tembok Pakai Tangga Napi di Lapas Sekayu Kabur

Tempat napi lompati tembok untuk kabur. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Aprin Hata yang merupakan narapidana (Napi) di Lapas Kelas II B Sekayu, Selasa (23/6/2020) melarikan diri dengan cara melompati tembok menggunakan tangga yang dibuatnya sendiri.

Humas Kementerian Hukum dan HAM Sumsel, Hamsir, Rabu (24/6/2020) membenarkan hal tersebut.

Diungkapkannya, Aprin Hata merupakan Napi kasus pidana pencurian yang divonis 1 tahun 10 bulan karena telah melakukan perbuatan pidana yang melanggar Pasal 363 KUHP.

“Memang hal tersebut menjadi kelengahan, adapun faktornya yakni kurangnya personil petugas pengamanan dan rendahnya tembok keliling di Lapas II B Sekayu,” katanya.

Dikatakannya, adapun langkah yang dilakukan pihaknya terkait adanya satu Napi yang kabur tersebut, yakni mengerahkan Tim Satgas Pencarian untuk kembali menangkap Napi tersebut.

Baca Juga :   3 Terdakwa Dugaan Korupsi Proyek Tugu Minta Kadis PUCK Palembang Diproses Hukum

“Selain itu, kita juga berkoordinasi dengan Polres Musi Banyuasin dan Polsek, serta menghimbau melalui pihak keluarga agar Napi tersebut menyarahkan diri,” terangnya.

Dilanjutkannya, dengan adanya Napi yang kabur tersebut pihaknya berharap adanya perhatian dari pemerintah setempat untuk Lapas. Hal ini karena minimnya anggaran Lapas untuk melakukan penambahan tinggi tembok keliling Lapas.

“Untuk itulah kita mengharapkan agar Lapas mendapat skala prioritas bantuan penambahan tinggi tembok keliling, serta perbaikan Pos Atas dan
pembuatan sanitasi limbah keluar air di dalam Lapas,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Lapas Kelas II B Sekayu, Jhoni Hermawan Gultom mengatakan, Aprin Hata kabur dari Lapas, Selasa (23/6/2020) pukul 08.30 WIB.

Dijelaskannya, warga binaan yang kabur itu tersandung kasus pencurian yakni Pasal 363 KUHP, berusia 32 tahun warga Desa Pangkalan Bulian Kecamatan Batang Hari Leko Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Baca Juga :   Hantam Pembatas Jalan, Minibus Terbalik di Underpass Simpang Patal

Aprin Hata kabur disaat sedang melakukan pembersihan di area gang Lapas, dengan cara memanjat pagar tembok Lapas menggunakan tangga yang dibuat Napi tersebut menggunakan kayu bekas, yang ada di sekitar bak sampah. Dari rekaman CCTV, Napi tersebut kabur melalui pos 3.

“Kini kami telah membentuk tim Satgas pencarian dan berkoordinasi dengan Polres Musi Banyuasin,” tutupnya. (ded/tri)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

29 Warga Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran di Jalan Kiai Marogan

Palembang, KoranSN Dampak kebakaran yang terjadi di Jalan Kiai Marogan RT 02 dan RT 03 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.