Lorong Jambu dan Terusan Diserbu Polisi



Petugas Kepolisian saat melakukan razia. (Foto-Deni/Koransn)

Palembang, KoranSN

Lorong Jambu dan Lorong Terusan Tangga Buntung Kelurahan 35 Ilir Palembang, Sabtu malam (25/11/2017) dikejutkan dengan kedatangan pihak kepolisian. Petugas gabungan bersenjata lengkap ini menyerbu kedua lokasi bukan untuk memburu atau menangkap pelaku kejahatan, melainkan dalam rangka menggelar Operasi Pekat Musi 2017 guna menangkal aksi kejahatan jalanan seperti, Curas, Curat dan Curanmor (3C) serta peredaran narkoba.

Pantauan Suara Nusantara yang mengikuti jalannya razia, aparat gabungan yang terdiri dari kepolisian dari Polresta Palembang, Sat Pol PP dan TNI menyisir kedua lorong tersebut.

Satu persatu pemuda dan warga yang gerak-geriknya mencurigakan langsung dilakukan pemeriksaan oleh petugas. Bahkan, aksi kejar-kejaran petugas dengan seorang pemuda yang diduga membawa sabu sempat terjadi, hingga akhirnya pemuda itu berhasil diamankan dengan barang bukti sabu.

Tak hanya pemuda-pemuda yang nongkrong, di bawah kolong rumah warga pun tak luput dari sorotan lampu penerang yang dibawa petugas.

Baca Juga :   2 Terduga Teroris Ditangkap di KM 5 Palembang

Selain itu, dalam Operasi Pekat 2017 yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara dan Wakasat Reskrim, AKP Satria Dwi Dharma ini, banyak menemukan CCTV terpasang di dua lorong tersebut. Dimana CCTV banyak dijumpai disudut-sudut rumah warga serta pohon.

Sebelum menggelar razia di dua lorong ini, petugas kepolisian terlebih dahulu menyisir lokasi para remaja berkumpul yakni, di depan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Tangga Buntung Palembang, yang disinyalir kerap dijadikan muda-mudi untuk bercumbu.

Namun sayang, diduga razia bocor hingga lokasi yang biasanya ramai dikunjungi para remaja, tiba-tiba sepi tak seperti biasanya. Petugas hanya mendapati sepasang wanita dan laki-laki paruhbaya duduk berduan mengarah ke sungai.

“Kami hanya duduk santai Pak! Tidak lebih, kami ini pasangan suami isteri. Kalau tidak percaya ini kartu keluarga kami, kami ini hanya mengobrolkan bagaimana mencari biaya untuk sekolah anak,” kata keduanya kaget saat di belakang mereka ada polisi yang menghampiri.

Baca Juga :   BNN Lubuklinggau Bekuk Bandar Narkoba Lintas Provinsi

Sementara Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawano mengatakan, Operasi Pekat Musi yang digelar kali ini bertujuan untuk memberi rasa aman bagi masyarakat Palembang dari ancaman kejahatan jalanan.

“Kita melakukan razia ini, untuk meberantas atau mencegah pelaku kejahatan jalanan seperti 3C serta peredaran narkoba di Palembang. Ini bertujuan untuk menutup atau mengurangi ruang gerak para pelaku kejahatan yang akan melakukan aksinya,” jelas Kapolresta.

Masih dikatakan Kapolresta, selain untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat, Operasi Pekat Musi juga bertujuan untuk menjaga keamanan menjelang perayaan Natal dan tahun baru di Palembang.

“Untuk jangka pendeknya, Operasi Pekat Musi ini bertujuan memberikan rasa aman bagi warga dalam merayakan malam Natal dan tahun baru nanti. Sedangkan untuk jangka panjangnya bertujuan mengamankan perayaan akbar Asian Games 2018, yang nantinya akan dilangsungkan di Palembang agar tidak ada segala bentuk tindak kejahatan jalanan,” ungkapnya. (den)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

KPK Periksa Ihsan Yunus Soal Perusahaan di Pengadaan APD Kemenkes

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan Anggota DPR RI, Ihsan Yunus diperiksa soal dugaan …

error: Content is protected !!