Lubuklinggau Miliki Kampung Zero Sampah dan Minim Emisi

Suasana foto bersama usai peresmian Kampung Bersih Kota Lubuklinggau. (foto-rifat/koransn.com)

Lubuklinggau, KoranSN

Ketua Tim Penggerak PKK Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina menginginkan kampung bersih di Kelurahan Perumnas Rahma Kecamatan Lubuklinggau Selatan I menjadi kampung percontohan.

“Saya berharap kampung ini bisa menjadi kampung percontohan,” pinta disela acara launching Kampung Bersih tersebut.

Ibu Rina sapaan akrab Yetti Oktarina Prana itu mengatakan, kedepannya kampung ini diharapkan menjadi kampung zero sampah dan kampung dengan minim emisi. Dimana pengunjung yang datang kekampung ini, ketika tiba didepan pintu gerbang harus memakai sepeda.

“Nanti kita akan upayakan sepeda untuk pengunjung yang datang,” jelasnya.

Ia menambahkan, adanya Kampung Bersih di Kelurahan Perumnas Rahma itu, setelah pihaknya melakukan kunjungan ke Kampung Bangli di Denpasar, Bali.

“Kampung itu terbersih didunia bahkan kampung terbaik ketiga didunia. Karena nama kampung itu tersohor, jadi mengundang minat kami kesitu,” bebernya.

Jadi dengan adanya kampung bersih ini, lanjut Rina untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan membangun sinergi bagaimana masyarakat diajak untuk ikut serta.

Baca Juga :   Bangun 3 Jembatan Gantung di OKI

Seperti kampung warna-warni yang terlihat berubah siginifikan, dari yang sebelumnya tidak berwarna sekarang menjadi berwarna.

“Disini berjalannya waktu, ini berjalan dengan baik. Untuk gotong royong, kerjasama untuk sama-sama dikerjakan. Agar semua masyarakat terlibat dalam proses kegiatan,” timpalnya.

Kata Yetti, kedepan Kampung Bersih Perumnas Rahma harus zero sampah. Untuk pengelolaan sampah seperti sampah plastik dikelola.

“Kita latih Ibu-ibu untuk mengolah sampah. Plastik dikelola, bisa dijual dipenampungan. Jadi ada MoU khusus dengan penampung sampah plastik,” ungkapnya.

Sedangkan untuk sampah organik, pihaknya kerjasama dengan Badan Lingkungan Hidup untuk menggelar pelatihan untuk pengelolaan sampah organik agar bisa menjadi sampah kompos.

“Kedepan akan kita pantau terus ini agar sampah organik bisa kita salurkan dan jual. Siap menampung dinas perumahan dan pemukiman, itu akan bersedia membeli sampah-sampah kompos yang dihasilkan oleh warga Perumnas Rahma,” terangnya.

Baca Juga :   Sekda OKI Berbagi Tips Sembuh dari Covid-19

Yetti menambahkan, dikampung bersih Perumnas Rahma akan diberi mesin pencacah sampah. Selain itu, Kelurahan Perumnas Rahma tidak hanya menjadi kampung bersih. Sebab di Perumnas Rahma juga telah ditanam 1.500 batang tebu bekerjasama dengan dinas pertanian yang menjadikanya sebagai kampung manis.

Sementara itu, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menerangkan, kedepan kampung bersih ini nanti akan menjadi kampung jus pokat. Sebab dikelurahan Perumnas Rahma juga terdapat tanaman buah-buahan alpukat.

“Dengan sentuhan inovasi, kretivitas, kita tampilkan hasil-hasil itu dengan daya tarik tersendiri,” ujarnya. (rif)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dihantam Puting Beliung, 8 Rumah dan Bangunan di Pagaralam Rusak

Pagaralam, KoranSN Sekitar delapan bangunan rumah dan gudang rusak berat dihantam angin puting beliung. Kejadian …