Lurah Gunung Ibul Himbau Warga Buat Sertifikat Hak Atas Tanah







Lurah Gunung Ibul, Sudirman saat di konfirmasi. (foto-andifatra/koransn.com)

Prabumulih, KoranSN

Lurah Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur, Sudirman kemarin mengatakan, Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Prabumulih
saat ini sedang memverifikasi terhadap warga yang ingin membuat sertifikat hak atas tanah secara gratis.

Program ini merupakan program pemerintah pusat sesuai dengan instruksi Presiden RI, H Joko Widodo. Untuk itulah warga dihimbau agar memenuhi semua syarat pembuatan sertifikat prona pemetaan tanah secara lengkap (PTSL). “Semua syarat harus dipenuhi agar lulus verifikasi oleh pihak BPN kota Prabumulih, sehingga terdata atau terdaftar di Kantor BPN,” ujarnya
Dijelaskan Sudirman jika sejak sebelum hari raya Idul Fitri lalu pihaknya telah melakukan sosialisi terkait akan dicanangkannya program pembuatan sertifikat tanah tersebut. “Kita memotivasi warga untuk dapat mengurus kelengkapan berkas agar warga memiliki sertifikat hak atas tanah, sehingga tidak terjadi sengketa lahan. Sebab, warga akan mendapatkan tanda bukti kepemilikan yang sah bagi pemiliknya,” imbuhnya.

Sesuai program BPN pusat, lanjut Sudirman, di wilayah Kota Prabumulih total keseluruhan yang akan didata untuk membuat sertifikat atas hak tanah di tahun 2017 ada sebanyak 6 ribu sertifikat. Sedangkan untuk di wilayah Kelurahan Gunung Ibul terdata 1000 persil sertifikat dari jumlah seluruh penduduklebih kurang 5000 ribu jiwa.

“Untuk pengukuran tanah, warga yang pertama kali akan dilakukan di Kelurahan Gunung Ibul ini, dan nantinya lurah beserta jajaran siap mendukung program pemerintah tersebut untuk pembuatan sertifikat hak atas tanah warga. Selain itu saya himbau masyarakat yang memiliki lahan perumahan atau tanah kaplingan, kiranya mendaftarkan diri untuk membuat sertifikat gratis, mumpung masih gratis dari pemerintah pusat,” himbaunya.

Ia menambahkan, untuk saat ini berkas yang sudah terkumpul di Kantor Lurah Gunung Ibul ada sekitar 800 berkas warga. Berkas-berkas tersebut akan diverifikasi lagi oleh pihak dari BPN kota Prabumulih. “Yang lulus nanti akan diukur tanahnya, dan masalah biaya kepengurusan gratis dengan catatan dibawah harga NJOP tanah atau seharga Rp 60 juta,” paparnya.

Baca Juga :   Bawaslu PALI Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2024 dan Apel Siaga Pengawasan

Lebih jauh dikatakannya, sedangkan untuk tanah yang harga jualnya lebih dari Rp 60 juta akan dikenanakan biaya sesuai UU No 20 Tahun 2003 tentang bea perolehen hak tanah bumi bangunan (PHTB) yang mana apabila NJOP tanah melebihi maka harus dibayar dengan dikali 5 persen.

Sementara iKasi BPN Kota Prabumulih, Edison didampingi Nur Efendi menyebutkan, pihaknya saat ini masih melakukan verifikasi kelengkapan berkas warga di kantor Kelurahan Gunung Ibul. “Semua berkas warga akan diverifikasi lagi dan sudah 350 berkas sudah diverifikasi, selanjutnya bagi yang sudah memenuhi syarat maka akan diukur dengan di dampingi pihak kelurahan,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, adapun syarat-syarat untuk pembuatan sertifikat tanah yakni; surat tanah, KTP dan lunas PBB. “Tujuan dibuat sertifikat tanah ini untuk memperkecil sengketa tanah antar warga dan bukti hak kepemilikan hak atas tanah warga, sebab sudah terdaftar di Kantor BPN,” terangnya. (and)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Usai Sholat Idul Adha, Masyarakat Desa Tambangan Mura Gelar Tradisi Sedekah Rame

Musi Rawas, KoranSN Masyarakat Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu Cecar, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan …

error: Content is protected !!