Mabes Polri Ajak Masyarakat Sumsel Bijak Bermedsos

Suasana diskusi publik bertema Edukasi Bicara Baik dan Bijak Bermedia Sosial di Hotel Grand Zuri. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Divisi Humas Mabes Polri, Rabu (28/11/2018) menggelar diskusi publik Edukasi Bicara Baik dan Bijak Bermedia Sosial. Dalam acara yang digelar di Hotel Grand Zuri Palembang ini, Polri mengajak masyarakat Sumsel agar bijak dalam menggunakan media sosial (Medsos).

Kadiv Humas Polri, Brigjen Pol Muhammad Iqbal melalui Kabag Pensat Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, diskusi ini bertujuan untuk menciptakan dunia maya di Sumsel tertib dan bijak hingga tidak ada yang membuat ataupun menyebar informasi hoax.

“Satu dekade terakhir ini teknologi maju pesat, bahkan dari data yang kami miliki dari totol jumlah penduduk Indonesia yakni 265 juta jiwa, hampir 50 persennya menggunakan media sosial,” katanya.

Masih dikatakannya, di media sosial setiap individu masyarakat tentunya dapat dengan mudah mengunggah tulisan, foto dan video. Unggahan tersebut dapat menjadi konten yang positif dan negatif. Sebab, di dunia maya informasi dapat dengan cepat terlihat dan menyebar.

“Kalau informasi yang diunggah negatif atau hoax maka menjadi pelanggaran hukum. Dari itu Polri selalu melakukan pencegahan dan juga penegakan hukum, dimana untuk bidang pencegahan, yakni dengan melakukan sosialisasi dan himbauan agar masyarakat taat hukum dan tidak terkena pidana ITE. Sementara di bidang penegakan hukum, Polri melakukan proses hukum kepada pelaku pembuat dan penyebar hoax,” tegasnya.

Baca Juga :   Usai Safari Subuh, Harnojoyo Serahkan JKM BPKS Kepada Warga di Tangga Buntung

Untuk itu lanjutnya, dalam kegiatan ini Mabes Polri mengajak masyarakat Sumsel dan semua pihak agar bijak menggunakan media sosial. Sebab jika bijak maka informasi yang baik tersebut bermanfaat bagi masyarakat umum lainnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Slamet Widodo mengungkapakan, untuk pembuat dan penyebar informasi hoax yang merugian orang lain tentunya bisa dikenakan saksi pidana.

“Dari itu, Polri mengajak masyarakat Sumsel agar pandai dan bijak dalam menggunakan media sosial. Perhatian viral di Medsos, kalau menjurus pelanggaran hukum jangan menyebarkannya, karena belum tentu yang viral itu benar,” ungkapnya.

Sedangkan Nurli Melinda salah satu narasumber dari Dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) mengatakan, ada beberapa cara untuk menangkal informasi hoax yakni dengan literasi (menyaring) informasi di media sosial.

“Penyebar berita hoax ini karena pengguna Medsosnya tidak memiliki pengetahuan, sehingga informasi yang didapat tidak diliterasi dulu, langsung disebar. Hal ini dilakukan karena ingin menujukkan menjadi orang pertama yang dapat informasi itu, namun karena tidak disaring ternyata informasi itu hoax. Untuk itu literasi harus dilakukan. Adapun caranya yakni; melihat judul konten, kalau judulnya provokatif jangan disebarkan. Kemudian baca tulisan dalam konten tersebut, cermati alamat situsnya, periksa fakta-faktanya dan cek keaslian foto yang ada di konten tersebut,” paparnya.

Baca Juga :   Launching Pilgub Sumsel, KPU Sumsel Siap Cetak Rekor Muri

Dilanjutkannya, selain itu agar tidak menjadi pembuat informasi hoax atau hate speech (ujaran kebencian) yang pelakunya bisa dikenakan UU ITE, dirinya menghimbau kepada semua pengguna media sosial di Sumsel untuk beretika dalam bersosial media.

“Etika ini wajib dilakukan, sebab pengguna Medos itu dari lingkungan yang tidak sama. Bahkan komunikasi yang digunakan di Medsos merupakan teks, sehingga kita tidak tahu apakah yang kita posting di media sosial akan menyigung orang lain, sebab audiennya kan luas dan banyak. Selain itu, di internet juga terdapat rekam jejak digital atau histori yang tidak bisa hilang dimakan waktu, meskipun puluhan tahun,” jelasnya.

Diketahui adapun para peserta dalam diskusi tersebut yakni sejumlah mahasiswa dari Unsri, Stipol, UIN Raden Fatah, Tridinanti, PGRI, IGM, Palcomtech, Universitas IBA, UMP dan MDP. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

HD Lepas Tim Ekspedisi Sumpah Pemuda ke Bukit Serelo

Palembang, KoranSN Gubernur Sumsel H Herman Deru melepas tim ekpedisi deklarasi Sumpah Pemuda, di Desa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.