Mabes Polri Dalami Money Laundry Dugaan Kasus Abu Tours

AKBP Suwandi Prihantoro. (Foto-Dedy/Dok/Koransn)

Palembang, KoranSN

Mabes Polri saat ini mendalami Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atau money laundry dugaan kasus penipuan keberangkatan calon jamaah umroh yang belum diberangkatkan oleh pihak Abu Tour. Demikian dikatakan, Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro, kemarin.

Menurutnya, didalaminya TPPU karena Mabes Polri menduga pihak Abu Tour diduga melakukan pencucian uang setoran para calon jamaah sehingga berimbas tidak berangkatnya calon jamaah termasuk calon jamah umroh yang berada di Sumsel yang telah mendaftarkan keberangkatan umroh ke Kantor Abu Tour Cabang Palembang.

“Jadi untuk TPPU dalam dugaan kasus Abu Tours ini sedang didalami Mabes Polri. Sedangkan kami dari penyidik Polda Sumsel melakukan penyelidikan dugaan penipuan dan penggelapan berdasarkan laporan para korban yang sebelumnya telah membuat laporan kepolisian di Polda Sumsel,” ungkapnya kemarin.

Masih dikatakan Suwandi, selain Polda Sumsel dan Mabes Polri, dugaan kasus ini juga sedang diselidiki oleh Polda Sulsel di Makassar.

“Terlapornya sama yakni pimpinan Abu Tours pusat, Muhammad Hamzah Mamba. Sejauh ini belum ada tersangka yang ditetapkan, karena pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Baca Juga :   Susno Duadji Minta Penyidikan Dugaan Korupsi KONI Sumsel 2021 Dituntaskan

Lebih jauh diungkapkannya, untuk penyelidikan dugaan kasus Abu Tours yang ditangani Polda Sumsel saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi sejumlah berkas yang telah disita dari Kantor Abu Tours Palembang.

“Selain itu, nanti kita juga akan memanggil dan memeriksa pimpinan pusat Abu Tours, termasuk Kepala Pimpinan Kantor Abu Tours Cabang Palembang. Mereka akan diperiksa sebagai saksi, surat panggilan telah kami layangkan, namun kuasa hukum mereka meminta diatur ulang jadwal pemeriksaannya. Jadi nanti secepatnya mereka akan kami panggil untuk diperiksa sebagai saksi,” tandasnya.

Diketahui, Senin sore (12/2/2018) penyidik Subdit I Keamanan Negara Polda Sumsel memasang police line di Kantor Abu Tours Cabang Palembang Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang.

Pemasangan garis polisi tersebut dilakukan menindaklanjuti laporan para calon jamaah umroh ke Polda Sumsel dengan Nomor Laporan: LPB/188/ISI/2018/SPKT. Dimana dalam laporan tersebut para korban melaporkan Direktur Utama PT Amanah Bersama Umat yang menaungi Abu Tours, H Muhammad Hamzah Mamba (53), warga Jalan Bajigau Raya No 321 Makassar Sulawesi Selatan.

Baca Juga :   Kejari Lahat Tahap Dua Kasus Penjualan Satwa Dilindungi

Bukan hanya itu, calon jamaah umroh Nurhaya (57), warga Jalan Karya Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang Palembang, Rabu (21/2/2018) juga telah melaporkan agen Abu Tours Palembang berinisial ‘DW’ (57) warga Jalan Musi Raya Barat Kecamatan Sako Palembang ke Polda Sumsel. Laporan korban diterima petugas kepolisian dengan nomor laporan: LPB/135/II/2018/SPKT.

Bahkan untuk mengungkap dugaan kasus ini, Selasa (27/2/2018) sekitar pukul 02.30 WIB, penyidik Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel telah melakukan penggeladahan di Kantor Abu Tours Cabang Palembang.

Dalam penggeledahan tersebut penyidik menyita satu bungkus plastik yang berisikan berkas guna kepentingan penyelidikan. Usai digeledah, Kamis pagi (1/3/2018) Kantor Abu Tours Cabang Palembang kembali dibuka dan beroprasional. Dibukanya kantor ini karena pihak Abu Tours berjanji akan meberangkat para calon jamah umroh. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Sidang Dugaan Korupsi KONI Sumsel, Herman Deru Ngaku Lupa Soal Dana Hibah Rp 25 Miliar

Palembang, KoranSN Mantan Gubernur Sumsel Periode 2018-2023 Herman Deru, Senin (22/7/2024) mengaku lupa dan tidak …

error: Content is protected !!