Maggot Solusi Urai Sampah Organik yang Miliki Nilai Ekonomis



Pengelolaan maggot di UPT Pengelola dan Pemanfaatan Sampah (PPS) Puspa Jelekong, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Foto/Antara)

Bandung, KoranSN

Sejak tahun 2020, UPT Pengelola dan Pemanfaatan Sampah (PPS) Puspa Jelekong Kabupaten Bandung mulai memanfaatkan maggot atau larva dewasa yang berasal dari telur Black Soldier Fly (BSF) guna mengurai sampah organik.

UPT yang berada di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung itu mengelolanya dengan sistem biokonversi maggot.
Dalam satu hari, maggot mampu menghabiskan 2 kilogram sampah organik. Sehingga maggot yang dibudidayakan itu, dinilai mampu mengurai sampah organik secara cepat.

Baca Juga :   BAZNAS dan Pemkab Muba Kolaborasi Membangun dan Melayani warga Muba

Namun dibalik pengelolaan sampah, maggot juga memiliki nilai ekonomis bagi sektor peternakan dan perkebunan. Masyarakat kini bisa mengurai sampah sekaligus juga memberi pakan ternak menggunakan maggot. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Penyaluran Dana Desa Semester I di NTT Capai Rp802,4 Miliar

Kupang, KoranSN Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan mencatat nilai penyaluran anggaran Program Dana Desa di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.