Mahasiswa Teknik Kimia Unsri Bukber dengan Santri Rumah Tahfidz Rahmat Palembang





Foto Bersama Mahasiswa Jurusan Teknik Kimia dan Santri Rumah Tahfdz Rahmat Palembang. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Puluhan santri Rumah Tahfidz Rahmat, Sabtu (26/5/2018) sudah siap menyambut tamu sore itu. Diantara santri masih ada yang baru mandi dan berganti pakaian. Tak ayal, salah satu Pembina Rumah Tahfidz Rahmat, Pustrini Hayati SPd.I menyuruh santrinya agar lebih cepat bersiap diri.

Sekitar pukul 16.30 WIB, diantara puluhan mahasiswa yang menjadi tamu di Rumah Tahfid Rahmat sudah mulai berdatangan. Sebagian mengendarai mobil dan sebagian lain mengedarai sepeda motor.

Ada 20 mahasiswa jurusan teknik, jurusan kimia angkatan 2015 kampus Palembang yang berkunjung dan silaturahi ke Rumah Tahfdiz Rahmat Palembang.

Acara ini, tidak datang tiba-tiba. Sebab 3 hari sebelumnya, koordinator acara, Faras Saskia Samara bersama perwakilan timnya sudah melakukan survei lokasi. Mereka datang untuk memastikan acara dan jadwal kegiatan dimaksud.

Baca Juga :   Warga Resahkan Jalan Tak Kunjung Diperbaiki

Kali itu, Faras menjumpai Ustadzah Tri panggilan akrab Ustadzah Pustrini Hayati untuk menjelaskan tujuan agenda yang akan dilakukan di Rumah Tahfidz Rahmat. Gayung pun bersambut, Pengelola Rumah Tahfidz Rahmat menyambut baik niat mahasiswa.

Main Game Sambung Ayat antara santri pada acara kunjungan bukber mahasiswa dan santri rumah tahfidz rahmat.

Rumah Tahfidz Rahmat akhirnya menjadi salah satu lokasi silaturahim para mahasiswa ini.

Jelang berbuka puasa bersama, dilakukan game ala santri. Diantaranya game sambung ayat antara santri yang satu dan lainnya. Dua santri disuruh tampil ke depan dan mereka saling sahut dan menyambung ayat Al-Qur’an. Santri satu melempar pangkal ayat, dan kemudian dilanjutkan santri lain dengan menyambung ayat yang mereka hafal.

Baca Juga :   Gubernur Hadiri Penandatanganan Kerjasama SFC- PT Semen Baturaja

Ada saja santri yang baru kali pertama tampil, menjadi grogi. Akibatnya hafalannya terbata-bata. Kontan saja keterlupaan santri ini menjadi bahan tertwaaan kawan lainnya. Tapi hal itu tak mengurangi suasana hikmat acara silaturahim sore itu.

Tak ada acara resmi sebagaimana pengukuhan pengurus organisasi apalagi pelantikan gubenur. Semua berjalan serius tapi santai. Pada kesempatan itu, Ustadzah Tri mengucapkan terimakasih atas kunjungan dari mahasiswa ke Rumah Tahfidz Rahmat.

Ustadzah Tri berharap, jalinan silaturahmi ini akan menjadi ruang bagi adik-adik mahasiswa, untuk membangkitkan semangat berbagi, baik saat Ramadhan maupun di luar Ramadhan.

“Semoga kegiatan ini akan dapat memupuk silaturahmi, dan membangkitkan semangat berbagi, bagi adik-adik mahasiswa,” ujarnya.

Acara silaturahmi kemudian diakhiri dengan buka, foto bersama dan serah terima bantuan sosial dari mahasiswa untuk santri. (den)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Sebanyak 26 Napi di Sumsel Mendapat Remisi Khusus Waisak

Palembang, KoranSN Sebanyak 26 narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kanwil …

error: Content is protected !!