Majelis Kehormatan Notaris Wilayah (MKNW) Sumsel Lakukan Pemeriksaan Notaris





Suasana Majelis Kehormatan Notaris Wilayah (MKNW) Sumsel saat melakukan pemeriksaan notaris. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Majelis Kehormatan Notaris (MKN) Wilayah Sumatera Selatan menggelar rapat pemeriksaan pada Senin (13/5/2024) di Ruang Rapat Kanwil Kemenkumham Sumsel, sebagai tindak lanjut surat masuk dari Penyidik Kepolisian terkait dengan permohonan izin persetujuan pemanggilan Notaris dan izin permintaan fotokopi minuta akta.

Agenda dalam rapat tersebut menindaklanjuti hasil pemanggilan dan pemeriksaan terhadap tujuh Notaris untuk didengarkan keterangannya secara langsung berkaitan dengan adanya dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan minuta akta dan/atau surat-surat yang dilekatkan pada minuta akta atau Protokol Notaris dalam penyimpanan Notaris.

Baca Juga :   Trans Studio Segera Beroperasi

Setelah mendengarkan keterangan langsung dari Notaris yang bersangkutan, Majelis Kehormatan Notaris akan memutuskan apakah menyetujui atau menolak terhadap permintaan persetujuan pengambilan fotokopi minuta akta dan pemanggilan Notaris untuk hadir dalam penyidikan.

Selain itu, dilakukan juga pembahasan mengenai surat-surat masuk lainnya yang berkaitan maupun tidak berkaitan dengan kewenangan, tugas, dan fungsi MKN. Dari tujuh Notaris yang dipanggil, lima Notaris hadir dan dua Notaris berhalangan tidak hadir. Terhadap Notaris yang tidak hadir akan dijadwalkan ulang untuk dilakukan pemanggilan kedua. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Pasien Positif Covid-19 di Sumsel Bertambah 6 Orang, Kasus Positif Corona Menjadi 11 Kasus







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Terima Kunjungan Tenaga Ahli KSP, Kakanwil Kemenkumham Sumsel Bahas Ini

Palembang, KoranSN Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, Dr Ilham Djaya menerima …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!