Makanan dan Minuman Berbahaya Bagi Gigi Anak

gigi anakMakanan dan Minuman yang tidak sehat dapat menyebabkan kerusakan gigi. Seperti makanan yang tinggi akan karbohidrat, beberapa jenis jus buah, minuman bersoda, keripik kentang, dan selai kacang dapat merusak gigi anak.

Anak yang menyukai minuman bersoda cenderung giginya rusak dan mengalami obesitas. Hal ini juga dapat berdampak terhadap masa depannya terkena osteoporosis dan diabetes.

Untuk menghindari gigi rusak, anak-anak harus sering berkumur dengan air setelah makan. Mereka juga harus mempunyai kebiasaan menggosok gigi dengan benar sebelum tidur.

Berikut makanan dan minuman yang harus dihindari agar gigi anak tidak rusak, seperti dilansir laman Boldsky.

Jus

Baca Juga :   Tidur dan Seks Lebih Membahagiakan Dibanding Uang

Jus mengandung banyak gula yang dapat merusak gigi anak. Gula sangat berbahaya bagi anak-anak. Hal ini karena, bakteri memakan gula sehingga dapat membuat gigi anak keropos. Bakteri ini juga dapat membuat gusi menjadi iritasi.

Makanan putih

Nasi putih, roti putih, dan pasta dapat menyebabkan penyakit gusi dan kerusakan gigi. Makanan ini berbahaya bagi gigi, karena dapat dengan mudah menyebabkan gigi rusak serta penyakit gusi.

Kimis

Kismis adalah makanan yang tidak aman bagi gigi anak-anak. Hal ini karena, kismis kaya akan gula sehingga dengan mudah merusak gigi anak.

Soda

Mengonsumsi soda dapat merusak enamel dari gigi. Soda dikaitkan dengan obesitas dan kesehatan gigi yang buruk. Zat yang terkandung dalam soda dapat merusak gigi dan membuat gigi berlubang.

Baca Juga :   Layanan Kesehatan Digital Tekan Risiko Penularan COVID-19

Cokelat

Cokelat dipenuhi banyak kandungan gula. Hal ini karena cokelat dapat menetap di gigi dalam waktu yang cukup lama, sehingga dapat membuka kesempatan bakteri untuk merusak gigi dan membuat penyakit gusi. (Viva.co.id)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Kayu Manis dan Lemon Bisa Jadi Antiseptik Alami

Jakarta, KoranSN Saat ini banyak cara yang dilakukan para orang tua guna mencegah menularnya virus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.