Makin Parah! Lingkaran Korupsi Sampai ke Daerah

Ilustrasi. (foto-net)

MEMPRIHATINKAN dan menyedihkan, ternyata korupsi sudah menjadi kebiasaan buruk sampai ke daerah. Sudah tak terhitung lagi berapa puluh oknum pejabat daerah tersandung kasus penyuapan, penyalagunaan uang anggaran, dan banyak kasus lainnya.

Mungkin saking banyaknya kasus korupsi menggurita ke daerah, perangkat hukum pun tak sanggup lagi untuk membendungnya. Karena hampir setiap hari banyak oknum pejabat yang harus berurusan dengan aparat, karena kasus korupsi. Dan setiap hari juga, kebiasaan buruk tersebut dilakukan.

Bisa dibayangkan dengan luasnya daerah di Indonesia, diantara jutaan gugusan pulau-pulau, andaikan praktek korupsi terus menggurita sampai ke pelosok. Betapa menderitanya Bangsa ini jika kebiasaan korupsi tersebut, terus besar dan tak bisa dihentikan.

Baca Juga :   Ketika Sumsel Makin Menggeliat

Pertanyaannya, sampai kapan negeri ini akan terus terbelenggu dengan yang namanya korupsi? Masih untung kita masih punya KPK dan perangkat hukum yang tegas seperti Polri. Ini menjadi back up yang kuat bagi Negeri ini untuk terbebas dari korupsi. Setidaknya kita masih punya harapan untuk menatap masa depan Bangsa yang lebih baik.

Untuk catatan dan ulasan, beberapa waktu yang lalu, saat Presiden Jokowi memberikan ‘warning’ agar kepala daerah jangan coba-coba untuk memainkan anggaran belanja daerah bukan pada tempatnya, ternyata selang hari kemudian ada oknum pejabat yang sudah terkena OTT KPK. Hal ini sangat memperihatikan karena praktek korupsi sudah sangat parah. Perangkat hukum harus lebih tegas lagi, agar oknum pejabat yang masih saja korupsi bisa jera.

Baca Juga :   Pak, Kamar Inap RS Kurang!

Perjalanan Negeri ini sudah membuktikan, ternyata korupsi membuat kemajuan menjadi tersendat. Tak hanya di Indonesia, di banyak Negara korupsi telah memberikan kisah kelam. Negeri yang terbebas dari korupsi, diyakini agar cepat dan maju dan menjadi Bangsa yang terdepan. (Agus Harizal Alwie Tjikmat)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

COVID-19 Masih Memerlukan Perhatian yang Tinggi

  DI penghujung tahun 2020, permasalahan COVID-19 masih memerlukan perhatian yang tinggi, walaupun secara umum …