Manfaatkan Pasar Modal, BEI Lirik UMKM

Kepala Kantor Perwakilan BEI Palembang Hari Mulyono. (foto-ist)

Palembang, KoranSN

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai melirik pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan pasar modal sebagai sarana pengembangan usaha. Hal tersebut dikatakan Kepala Kantor Perwakilan BEI Palembang Hari Mulyono, kemarin.

“UMKM bisa manfaatkan pasar modal untuk mengembangkaan usaha. Sejauh ini masih sangat minim usaha kecil yang melek pasar modal, padahal jika berkaca pada perusahaan yang sudah Tbk, justru banyak UMKM yang sukses,”ujarnya.

Dikatakannya, harus ada kesadaran dari pemilik usaha. Jangan menunggu usaha besar dulu untuk masuk ke pasar modal, justru harus membesarkan usaha melalui media pasar modal Ssaat ini sudah saatnya UKM menjadi tuan rumah dinegeri sendiri. Dengan banyaknya usaha kecil yang kinerjanya bagus menjadi modal bagus untuk masuk ke pasar modal. Dari sisi investor, saat ini pemain lokal juga tidak kalah gereget.

Baca Juga :   Grab Beri Kesempatan Mitra Bertemu Pemain Bola

Untuk mendukung langkah tersebut dikatakannya, BEI sudah sudah membuat terobosan untuk memudahkan pengusaha menjadi perusahaan efek.

“Kami memberikan kemudahan untuk IPO itu sudah bisa memanfaatkan e-listing atau menggunakan data elektronik. Setiap persyaratan yang dibutuhkan sudah bisa menggunakan digital, jadi tidak pelu lagi menggunakan banyak papper,”ujarnya.

Dijelaskannya, transaksi di pasar saham tahun lalu meningkat drqstis. Tahun 2018 lalu total transaksi pasar saham di sumsel berkisar Rp9 triliun, namun pada tahun 2019 lalu, BEI mencatat angka transaksi melambung tinggi menjadi Rp17,4 triliun.

“Selama tiga tahun terakhir ini kami mencatat pertumbuhan selalu diatas 100 persen baik itu transaksi maupun jumlah investor,”tuturnya.

Baca Juga :   Thai Tea Ala AKP Ginanjar

Ditambahkannya, pertumbuhan investasi pasar saham di sumsel memang masih didominasi di Kota Palembang yang hampir menguasai 70 persen. Namun bukan berarti kabupaten kota tidak memiliki kontribusi. Dari data BEI beberapa kabupaten kota masyarakatnya sudah mulai melek dan tertarik berinvestasi di pasar saham seperti OKU, Banyuasin, Muba dan Muara Enim.

“Jika dilihat dari data transakai disetiap daerah, selain kota Palembang yang menjadi pusat transaksi pasar saham sebab dari angka Rp17,4 triliun Rp14,1 triliun di Kota Palembang,”pungkasnya. (ima)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

25 Tahun Telkomsel, Bergerak Maju Bersama Indonesia

Palembang,KoranSN Telkomsel telah hadir di tengah masyarakat selama genap 25 tahun. Selama perjalanannya, Telkomsel secara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.