Mantan Asisten IV Mengaku Tak Miliki SK TAPD, Asisten III Tak Dilibatkan Rapat (Kasus Dana Hibah Sumsel)

JPU hadirkan enam saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Dana Hibah 2013 . (foto-Ferdinand Deffryansyah/koransn)

Palembang koransn.com- Mantan Asisten IV Bidang Administrasi Umum Setda Sumsel, Samuel Latif dan Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Sumsel, Ahmad Najib, Kamis (20/4/2017) dihadirkan di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Klas I A Palembang untuk menjadi saksi terdakwa dugaan kasus korupsi dana hibah Sumsel tahun 2013, Laonma PL Tobing (Kepala Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah Sumsel) dan terdakwa Ikhwanudin (mantan Kepala Kesbangpol Sumsel).

Dalam persidangan tersebut terungkap, selain menjabat sebagai Asisten, kedua saksi juga menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah Summsel (TAPD).

Namun, keduanya mengaku tidak mengetahui persis dugaan kasus tersebut. Hal tersebut dikarenakan, saksi Samuel Latif tidak menerima Surat Keputusan (SK) penujukkan dirinya sebagai wakil ketua TAPD, sedangkan Ahmad Najib mengungkapkan jika dirinya tidak pernah mengikuti rapat pembahasaan anggaran TAPD.

“Sampai saat ini saya tidak pernah menerima SK Wakil Ketua TAPD untuk saya. Jadi, dalam TAPD itu saya hanya anggota biasa. Untuk itu saya tak memiliki tupoksi dalam TAPD,” ujar mantan Asisten IV Bidang Administrasi Umum Setda Sumsel, Samuel Latif.

Baca Juga :   Tolak Pembelaan Prada Deri Pramana, Oditur Ungkap Fakta Perencanaan Mutilasi Fera di Sungai Lilin

Mendengar kesaksian dari kedua saksi membuat Majelis Hakim yang diketuai, Saiman SH MH dengan hakim anggota Abu Hanifiah SH MH dan Arizona SH MH tampak berang. Dikatakan hakim jika sebelum memeriksa kedua saksi, sebelumnya pihaknya telah menghadirkan matan Sekda Sumsel dalam persidangan.

“Saksi Samuel Latif, saudara bilang hanya anggota di TAPD dan tak memiliki SK. Tapi saksi lainnya mengatakan jika semua asisten merupakan Wakil Ketua TAPD. Bahkan sebelumnya, di persidangan ini Sekda saat itu sudah kami periksa sebagai saksi, jadi saya minta saudara jujur, jangan sampai nanti ketarangan saudara berbeda dengan saksi lainnya hingga bisa menyusahkan saudara sendiri,” tegas Hakim.

Lalu, saksi Samuel Latif mencoba menyakinkan Majis Hakim jika dirinya tak memiliki SK tersebut.

Baca Juga :   Diduga Salah Paham Rudi Dikeroyok Ayah & Anak di Pesta Hajatan

“Saya memang benar tidak ada SK dan tidak pernah menerima SK Wakil Ketua TAPD itu, jadi saya hanya anggota biasa,” ujar Samuel Latif.

Sedangkan saksi Ahmad Najib dalam kesaksiannya mengutarakan, jika dirinya memang merupakan Wakil Ketua TAPD. Bahkan ia mengungkapkan, dalam struktur TAPD semua asisten mulai dari Asisten I, Asisten II, Asisten III dan Asisten IV merupakan wakil ketua TAPD.

“Kalau Ketua TAPD yakni Sekda Sumsel saat itu, Yusri Efendi. Dalam TAPD, sebagai Wakil Ketua TAPD, kami bertugas menerima laporan dari koordinator TAPD, yang kemudian disampaikan kepada Sekda. Namun, saat pembahasan anggaran saya tidak ikut, jadi saya tidak terlalu mengetahui soal penyusunan  anggaran itu,” tandasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Polres Solok Tangkap Empat Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Solok, KoranSN Kepolisian Resor (Polres) Solok Kota menangkap empat pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di …