Mantan Ketua MK Kritik Vonis 14 Tahun Penjara untuk Anas Urbaningrum

ketua-mk-hamdan-zoelva

Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva, bicara soal putusan kasasi di Mahkamah Agung (MA). Hamdan membicarakan soal putusan hakim agung yang kerap menaikan hukuman tanpa ada perubahan pasal.

Menurut Hamdan, hal yang dilakukan Artidjo bersifat fatal. Karena seorang hakim agung di tingkat kasasi hanya boleh menilai judex Yuris.

“Kalau ada penambahan hukuman tanpa ada kesalahan pasal maka itu fatal,” ujar Hamdan, dalam diskusi ‘Artidjo Mengadili atau Menghukum’ di Bumbu Desa, Jl Cikini Raya, Jakarta, Jumat (12/6/2015).

Baca Juga :   Siaga Karhutla 2020, Pemprov Sumsel Kerahkan 8000 Petugas

Menurutnya, hakim agung harus menguasai tugasnya. Bila ada penambahan pelanggaran karena ada kesalahan penerapan hukuman di pengadilan negeri dan pengadilan tingkat tinggi maka itu adalah hal yang lumrah.

“Tapi kalau nambah-nambah tanpa ada kesalahan penerapan hukuman, itu ngarang,” ujarnya.

Oleh karena itu Hamdan meminta hakim agung untuk belajar kembali soal hukuman.

“Saya rasa ini hakim agungnya tidak mengerti persidangan,” ujarnya.

Di lingkungan MA, memang ada beberapa hakim agung yang suka melipatgandakan hukuman. Salah satunya hakim agung Artidjo yang pernah melipatgandakan hukuman Angelina Sondakh dan Anas Urbaningrum. Angelina dari 4,5 tahun penjara menjadi 12 tahun penjara dan Anas dari 7 tahun menjadi 14 tahun penjara. (asp/asp)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Gubernur Herman Deru Harapkan FOKKUS Perluas Syiar Islam

Palembang, KoranSN Keberadaan ustadz dan ustadzah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ustadz dan Ustadzah (FOKKUS) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.