Massa Serbu Kantor Camat Air Sugihan







ratusan-massa-yang-umumnya-ibu-ibu-menggelar-aksi-demo-di-halaman-kantor-camat-air-sugihan-edit
SERBU-Ratusan massa yang umumnya ibu-ibu menggelar unjuk rasa menyerbu Kantor Camat Air Sugihan. FOTO-MANISO/KORANSN.

Kayuagung,KoranSN
Massa berjumlah sekitar 300 orang menyerbu Kantor Camat Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (4/12/2016) siang menuntut pembebasan 2 warga lainnya yang ditahan polisi.Sebelumnya, 2 warga yakni, Suyanto dan Jumiran ditahan polisi karena diduga melakukan pengerusakan terhadap Camp milik PT SAML pada Mei 2016 lalu. Massa ini berasal dari Desa Margatani, Desa Nusantara, Desa Tirtamulya dan Dusun 3 Desa Tepung Sari Kecamatan Air Sugihan.

Massa yang menamakan diri mereka sebagai Serikat Petani Margatani (SPM) dipimpin oleh Muais, selaku koordinator lapangan datang menggunakan kendaraan sepeda motor dan mobil pick up membawa bendera merah putih dan bendera bertuliskan SPM (Serikat Petani Margatani) serta spanduk dari kertas karton sebagai alat untuk orasi.

Setelah tiba di halaman Kantor Camat Air Sugihan, massa langsung berorasi secara bergantian melalui pengawalan ketat oleh pihak TNI, Unit Intel Kodim 0402/OKI, anggota Koramil Air Sugihan serta jajaran Polsek Air Sugihan.

Muais selaku koordinator lapangan dalam aksi unjuk rasa menyampaikan tuntutan mereka, yaitu meminta Camat Air Sugihan untuk bisa menjembatani aspirasi warga terhadap pihak kepolisian dan kejaksaan agar dua warga mereka yang ditahan dapat segera dibebaskan, karena menurut mereka, kesalahan Suyanto dan Jumiran tidak sesuai dengan apa yang dituduhkan.

Baca Juga :   Dewan minta Agar Pemkab Bangun Fasilitas Ruang Publik

“Warga sangat mengharapkan Bapak Camat dan Kapolsek untuk menindaklanjuti aspirasi ini sampai ke tingkat atas, yang intinya agar warga yang ditahan yakni, Suyanto dan Jumiran dibebaskan dari segala tuntutan,” tegasnya.

Mendapati aksi unjuk rasa tersebut akhirnya Camat Air Sugihan, Suradi SIP MSi didampingi Kapolsek Air Sugihan, Iptu Irwan Sidik meminta 3 orang dari masing-masing desa untuk duduk bersama melakukan mediasi. Dalam mediasi ini, Nandan salah satu warga meminta camat dan kapolsek untuk membantu warga mereka yang sedang ditahan agar segera dibebaskan, dan tidak ada lagi tuntutan ataupun sidang bagi mereka.

“Kami minta bapak camat dan kapolsek agar dapat membantu dua warga kami yang sedang ditahan untuk segera dibebaskan,” harapnya.Ating, warga lainnya menyampaikan bahwa selama ini warga dan pihak perusahaan sudah mengadakan koordinasi tetapi kenapa dalam mediasi antara perusahaan dan masyarakat berjalan, surat panggilan dari pihak kepolisianpun terus berjalan untuk warga lainnya.

Baca Juga :   TLOC Lahat Ajak Pemuda dan Club Motor Tertib Berlalulintas

Menanggapi hal tersebut, Camat dan Kapolsek Air Sugihan menampung segala aspirasi dan akan melanjutkan ke pihak yang lebih berwenang.”Segala aspirasi ini sudah kita terima dan segera akan kita lanjutkan ke pihak yang lebih berwenang sesuai dengan kemampuan, karena tugas pokok camat juga terbatas,” ujar Suradi singkat.

Setelah mendengar penjelasan dari Camat dan Kapolsek, perwakilan warga menerima dan mengerti, selanjutnya mereka memberikan pengertian kepada massanya dan massa memahaminya lalu langsung membubarkan diri kembali ke rumah masing-masing. (iso)





Publisher : Alwin

Lihat Juga

Bimtek PPID Guna Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Muara Enim, KoranSN Untuk mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik dalam pengelolaan Informarsi dan Dokumentasi, Xinas Komunikasi …

error: Content is protected !!