Masuk Tahun Ajaran Baru, IRT di PALI Serbu Pasar







Tampak pedangang buku sekolah sedang dikerumuni ibu rumah tangga. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, koranSN

Memasuki tahun ajaran baru, warga Bumi Serepat Serasan yang mempunyai anak sekolah, kemarin (16/7/2017) memburu peralatan sekolah dan baju seragam. Terlebih bagi warga yang putra-putrinya baru masuk sekolah maupun yang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

Hampir seluruh pasar di Kabupaten PALI diserbu para Ibu Rumah Tangga (IRT) yang mencari peralatan sekolah untuk anaknya.

Seperti terpantau di pasar kalangan Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Tampak pedagang buku dan peralatan sekolah serta pakaian sekolah di padati pembeli.

“Karena besok, sudah masuk sekolah jadi ibu-ibu sudah berburu. Sebelumnya, hampir satu minggu belakang kami sudah kebanjiran pembeli buku dan perlengkapan sekolah lainnya,” ungkap Esih (30) salahsatu pedagang peralatan sekolah di pasar tersebut.

Masalah harga diakui Esih tidak mengalami kenaikan, serta stok juga melimpah.

“Tidak ada kendala pak masalah stok dan harga, hanya saja harganya bervariasi, tergantung kwalitasnya, seperti buku, ada yang harganya mulai dari Rp 2.000/buah sampai Rp 5.000/buah. Jadi apabila ada pembeli tinggal pilih saja,” jelasnya.

Ditempat sama, Mur (45) salahsatu pembeli mengungkapkan bahwa dirinya sengaja membeli peralatan sekolah serta pakaian untuk anaknya jauh-jauh hari.

“Ini permintaan anak kami yang meminta untuk segera beli buku dan pakaian, karena anak kami baru mau masuk SD, sebab kalau tidak di belikan, anak kami mengancam enggan bersekolah. Dan kami sengaja juga beli buku dan peralatan sekolah lainnya sekarang agar tidak terlalu meped waktunya, karena kalau sudah mepet, biasanya pedagang menaikan harganya,” aku Mur.

Baca Juga :   11 Kades di PALI Terancam Pidana

Sebelumnya, kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI Abu Hanifah menegaskan agar pihak sekolah tidak memaksakan kepada siswa baru untuk membeli pakaian seragam baru.

“Kami himbau kepada pihak sekolah agar jangan mengharuskan kepada seluruh siswa baru untuk membeli seragam, sebab tidak semua orang tua siswa mampu. Dan kami juga menghimbau kepada pihak sekolah jangan memungut biaya pendaftaran maupun biaya masuk sekolah diluar ketentuan,” tandasnya. (ans)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Pj Bupati: Pembangunan Jembatan EPD Didanai APBD Sumsel

Muara Enim, KoranSN Pj Bupati Muara Enim Dr H Ahmad Rizali MA memastikan penyelesaian proyek …

error: Content is protected !!