Masyarakat Desa Pulu Beruang Minta Tanahnya Dikembalikan

Juru bicara Warga Desa Pulu Beruang Dedek Chaniago menunjukkan pernyataan sikap warga Desa Pulu. (foto/Anton Wijaya)
Juru bicara Warga Desa Pulu Beruang Dedek Chaniago menunjukkan pernyataan sikap warga Desa Pulu. (foto/Anton Wijaya)

Palembang, KoranSN

Masyarakat Desa Pulu Beruang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) meminta tanah seluas 3000 hektare yang berada di desa mereka dikembalikan agar dapat dikelola demi kesejahteraan warga. Saat ini, kepemilikan tanah tersebut, diklaim oleh Anggota DPRD Kabupaten OKI dari Partai Nasdem, H Subhan.

Juru bicara masyarakat Desa Pulu dari LSM Sumber Daya Alam (SDA) Wacth, Dedek Chaniago dalam keterangan persnya, Rabu (7/9/2016) mengatakan, H Subhan mengklaim lahan Desa Pulu Beruang seluas 3000 hektare didapat dari Kades Meri Hormat yang menjabat tahun 2005 – 2015, dengan mengeluarkan Surat Pengakuan Hak (SPH) sebanyak 975 surat.

“Setelah kami cek data nama yang memiliki SPH, ternyata dari 975 pemegang SPH, hanya 219 yang asli warga Desa Pulu Beruang, itu pun setelah kami lakukan kroscek ulang, sebagiannya diduga fiktif. Sementara SPH lainnya atas nama penduduk dari luar Desa Pulu,” ungkap Dedek, yang didampingi Ketua Ormas Gerakan Tani Sumsel Anggi Setiawan dan kuasa hukum warga Desa Pulu, Rizal Lubis.

Baca Juga :   Pelantikan Iskandar-Shodiq Diisi Tabligh Akbar & Doa Bersama

Dedek mengaku, sudah menempuh cara persuasif untuk menyelesaikan sengketa ini kepada H Subhan, tetapi tidak ditanggapi. Bahkan, ia juga sudah melaporkan H Subhan ke Ketua DPD Partai Nasdem OKI, namun hingga saat ini belum juga ada tanggapan.

“Kami juga minta pemecahan permasalahan ini difasilitasi oleh Asisten I Pemkab OKI, namun setelah dipanggil tiga kali untuk mediasi dengan warga Desa Pulu, H Subhan tidak bersedia hadir. Jika permasalahan ini tidak kunjung mendapat tanggapan, kami akan melaporkan H Subhan ke DPW Nasdem Sumsel karena kami anggap ia tidak mengayomi, tidak peduli dan tidak berpihak ke rakyat, dan jika masih tidak ada tanggapan, permasalahan ini akan kami bawa ke DPP Partai Nasdem sekaligus kami akan menempuh jalur hukum,” bebernya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua DPD Partai Nasdem OKI, Solahudin Jafar mengakui perwakilan warga Desa Pulu pernah menemuinya, namun saat itu, mereka tidak memberikan data-data tertulis terkait tuntutannya, sehingga Nasdem OKI tidak dapat menindaklanjuti.

Baca Juga :   6 Ribu Siswa Antusias Hadiri Sumsel Membaca

“Kita minta mereka mengirimkan data, agar permasalahan ini bisa kita tindaklanjuti ke DPW Nasdem, kalau hanya pemberitahuan, jelas kami tidak bisa memproses,” tukasnya.

Sementara Wakil Ketua DPW Partai Nasdem Sumsel Ricky Purba mengakui, DPW Nasdem Sumsel sudah mendengar kabar permasalahan kadernya H Subhan dengan masyarakat Desa Pulu, tetapi menurutnya, persoalan itu harus diselesaikan dahulu di DPD Nasdem OKI.

“Kan semua ada mekanismenya, karena sengketa ini terjadi di OKI, jadi coba selesaikan dahulu di tingkatan Nasdem OKI,” ujar Ricky. (awj)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

HD Usulkan Pendirian Kampus IPDN di Sumsel

Palembang, KoranSN Selain melantik kepengurusan Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Sumsel 2021-2026, Minggu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.