Mayat Dalam Karung Gemparkan Warga Pemulutan, Diduga Hendak Ditenggelamkan ke Sungai

Tampak petugas Polsek Pemulutan menurunkan jenazah dan membawanya ke ruang forensik. (Foto-Dedy/Koransn)

Indralaya, KoranSN

Warga Jalan Lurus Km 18 Palembang-Indralaya tepatnya di Dusun I Desa Sukarami Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kamis (1/6/2017) digemparkan dengan penemuan mayat di dalam karung yang mengapung di anak Sungai Jembatan Kurung.

Saat ditemukan mayat laki-laki yang belum diketahui identitasnya tersebut alias Mr X hanya mengunakan celana training pendek warna putih dengan lis berwarna biru.

Diduga mayat tersebut sengaja dibuang di lokasi untuk ditenggelamkan pelaku ke dalam sungai. Sebab dari dua karung beras berwarna putih hijau yang membungkus tubuh korban tampak diikat dengan tali nilon sepanjang sekitar 1,5 cm, selain itu di dalam karung tersebut ditemukan batu bata.

Mayat Mr X ini pertamakali ditemukan oleh Saihu (41), warga Desa Tnjung Gelam Kecamatan Indralaya dan Suhaimi (56), warga Desa Simpang Pelabuhan Dalam Pemulutan yang saat kejadian kedua saksi sedang memancing di sekitaran lokasi.

Aparat kepolisian dari Polsek Pemulutan yang mendapati kabar adanya temuan mayat tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Setiba di lokasi, polisi langsung melakukan evakuasi jenazah korban yang kemudian  untuk kepentingan penyelidikan jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan visum.

Baca Juga :   Tersangka Penggelapan Mobil Ditangkap Polsek Prabumulih
Mayat dalam karung saat dievakuasi di lokasi penemuan. (Foto-Humas Polsek Pemulutan)

Kapolsek Pemulutan, AKP Helmi Ardiansyah SH didampingi Kanit Reskrim, Bripka Zulkarnain Afianata ST MSI mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. Selain itu polisi juga masih mecari identitas korban.

“Motifnya, masih dalam penyelidikan. Diduga korban tewas belum 24 jam. Sebab darah yang keluar dari hidung korban tampak masih segar, selain itu tubuh korban belum mengeluarkan aroma yang tak sedap,” terangnya.

Masih dikatakan Kapolsek, pihaknya menduga jika di lokasi penemuan hanyalah tempat pembuangan jenazah korban saja. Sedangkan untuk lokasi pembunuhan korban, diduga dilakukan pelaku di tempat lain.

“Pelaku membuang jenazah korban, diduga sengaja hendak ditenggelamkan ke sungai. Hal itu dikarenakan di dalam karung yang membungkus tubuh korban ditemukan batu bata besar. Walaupun demikian, kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.

Lebih jauh diungkapkan Kapolsek, dari tubuh korban terdapat tanda-tanda luka yaitu; di bagian kepala belakang sebelah kiri korban terdapat lukarobek dan mengeluarkan darah, lalu di bagian pelipis kanan korban terdapat luka robek, kemudian di bagian leher korban seperti ada luka jeratan tali dan cekikan.

Baca Juga :   Pick-up Vs Dump Truk, 1 Tewas

“Namun, untuk memastikan luka-luka kekerasan lainnya yang berada di tubuh korban saat ini kita  masih menunggu hasil visum. Untuk itulah jenazah korban kini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang,” terangnya.

Lanjut Kapolsek, adapun ciri-ciri korban yakni; tinggi 165 cm, kulit berwarna sawo matang, berambut pendek, badan kurus, memiliki tato bergambar ular kobra di lengan kanan dan tato naga di lengan sebelah kiri.

“Selain itu, di lengan kiri tepatnya dibawa tato bergambar naga terdapat tato tulisan ‘Aditia’. Untuk itu kita menghimbau kepada masyarakat, apabila ada yang kehilangan pihak keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar melapor ke Polsek Pemulutan atau Polres OI,” himbaunya.

Terpisah Kapolres OI, AKBP M Arif Rifai SIK membenarkan terkait penemuan mayat di dalam karung tersebut. Dengan adanya penemuan tersebut kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

“Iya, benar ada penemuan jenazah tersebut. Kini jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum. Sedangkan untuk identitas korban belum diketahui,” tutup Kapolres. (man/ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Cecar Tujuh Saksi Aliran Uang Pengurusan Banprov Untuk Indramayu

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar tujuh saksi terdiri dari anggota dan mantan anggota …