Mbappe Bukan Kopi-Kopi

Kylian Mbappe tak mau disama-samakan dengan pemain lain, termasuk Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. (foto-net/detiknews.com)

Jakarta, KoranSN

Kylian Mbappe sudah dibanding-bandingkan dengan Lionel Messi-Cristiano Ronaldo dalam beberapa musim terakhir. Mbappe cuma ingin menuliskan kisahnya sendiri.

Sejak melejit bersama AS Monaco, Mbappe mulai mengemban label bintang sepakbola berikutnya. Sebuah situasi yang wajar mengingat Messi dan Ronaldo sudah melewati usia 30 tahun, di atas kertas periode keemasan mereka segera berlalu.

Mbappe sendiri sudah konsisten dalam tiga musim ini. Selepas mencuri perhatian di musim 2016/2017 dengan torehan 26 gol dalam 44 penampilan semusim, remaja 19 tahun itu melanjutkan kiprah bareng Paris Saint-Germain.

Musim lalu dia bikin 21 gol dari 44 pertandingan seluruh ajang. Sementara musim ini Mbappe sudah bikin 13 gol dari hanya 13 kali bermain bareng PSG.

Baca Juga :   Magis Neymar Bantu Barcelona Bekuk Juventus

Prestasi mentereng bahkan sudah dipetiknya lebih dulu bersama tim nasional Prancis, usai membantu Les Bleus menjuarai Piala Dunia 2018. Mbappe bahkan jadi pemain muda terbaik di turnamen tertinggi di jagat sepakbola tersebut.

Sementara di level klub, Mbappe ‘baru’ memenangi titel-titel domestik termasuk Ligue 1. Bersama PSG, pemain asli Paris itu kini tengah memburu gelar bergengsi, Liga Champions.

Tahun ini Mbappe masuk dalam daftar nominasi pemenang Ballon d’Or. Melihat prestasinya di tahun 2018, ada peluang baginya memenangi titel ini dan menghentikan dominasi Messi-Ronaldo sedekade terakhir.

Menjadi pemain terbaik dunia boleh jadi akan mulai menempatkannya sejajar dengan dua nama tersebut. Mbappe menegaskan dirinya tak mau disama-samakan dengan siapapun, termasuk Messi-Ronaldo.

Baca Juga :   Messi Tolak Penghargaan Pemain Terbaik Copa America 2015

“Seperti kebanyakan veteran, Anda harus membuat kisah Anda sendiri dan bukan jadi kopian orang lain. Rasanya natural saja untuk punya harga diri yang tinggi,” ujarnya kepada RTS.

“Saya mempertahankan satu sisi kekanak-kanakan, sedikit sifat kekanak-kanakan tidaklah buruk. Ada begitu banyak tekanan di sepakbola, jadi bersenang-senang dan sedikit kesenangan bisa agak membantu,” imbuh Mbappe seperti dilansir AS. (detikcom)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Real Madrid Bangkit dari Tertinggal Dua Gol untuk Imbang 2-2 dengan Gladbach

Jakarta, KoranSN Real Madrid bangkit dari tertinggal dua gol untuk bermain imbang 2-2 dengan Borussia …