Mediasi Gagal, Proses Hukum Tetap Lanjut







Wabup Muratara H Devi Suhartoni dan Kajari Sekayu Maskur sedang berjalan menuju mobil usai mediasi. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, koranSN
Puluhan jaksa asal Kejaksaan Negeri Sekayu, menyambangi perkantoran Bupati Muratara, terkait kasus dugaan pemukulan yang dilakukan oknum jaksa, terhadap sopir Wakil Bupati Muratara. Pertemuan itu berlangsung alot dan dilakukan secara tertutup di ruang Wakil Bupati Muratara, Rabu (2/8/2017) siang. Dugaan aksi arogansi disertai dugaan pengeroyokan menggunakan benda tumpul yang dilakukan sejumlah oknum Kejari Sekayu, terhadap dua sopir Wabub Muratara, Endang (28) dan Zulham (38) berbuntut panjang. Kendati sudah ada upaya mediasi dan pendekatan terhadap korban. Namun mediasi itu gagal. Kedua korban ngotot menuntut proses hukum yang saat ini tengah bergulir di pihak kepolisian. Sekitar pukul 15.33 WIB, Kajari Sekayu, Maskur beserta rombongan keluar dari ruangan Wakil Bupati Muratara.

Maskur enggan mengomentari hasil mediasi yang dilakukan, dan meminta kepada sejumlah media untuk mengkonfirmasi langsung ke Wabup Muratara. “Oh yang tadi, nanti silakan di tanya Wabub saja,” katanya singkat sembari melangkah cepat, menaiki kendaraan meninggalkan halaman perkantoran Bupati Muratara.

Sementara itu, Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni yang menyambut rombongan Kejari Sekayu menuturkan, kedatangan Kajari itu sebagai orang tua dari institusi kejaksaan Sekayu, untuk melakukan pendekatan secara adat, adanya tepung tawar (perdamaian,red) antara oknum jaksa yang terlibat pemukulan dengan korban.

Baca Juga :   Jumlah Warga Miskin di OKI Turun, Kini Berjumlah 113 Ribu Jiwa

“Kejari minta maaf dan niatnya baik, kemudian si oknum yang melakukan juga sama. Intinya mereka ingin adanya komunikasi dan pendekatan secara adat budaya maupun kekeluargaan. Tadi sudah kita temukan dengan keluarga korban,” ucapnya.







Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Pastikan Layanan Paspor Berjalan Baik, Divisi Keimigrasian Kemenkumham Sumsel Tinjau Kanim Muara Enim

Muara Enim, KoranSN Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Muhamad Novyandri dan anggota tim melakukan …

error: Content is protected !!