Melawan, Si Pemerkosa Adik Ipar di Musirawas Ditembak Petugas



Ilustrasi. (foto-net)

Musirawas, KoraSN

Habibi (28), warga Desa Pulau Panggung Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musirawas, Kamis (8/3/2018) terpaksa ditembak petugas dibagian kakinya setelah melakukan perlawanan bahkan hendak merebut senjata petugas yang akan menangkapnya.

Tersangka diburu dan dilakukan penangkapan lantaran melakukan pemerkosaan terhadap adik iparnya sendiri.

Kapolres Musirawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Muara Kelingi, AKP Hendri Agus menjelaskan, penangkapan tersangka
berdasarkan laporan yang dibuat oleh orang tua korban sebagaimana tertuang dalam laporan polisi: LP/B-14/III/2018/S.S/Res Mura/Ma kelingi pada tanggal 7 Maret 2018 kemarin.

Dalam laporan orang tua korban itu, lanjut Kapolsek, anaknya sebut saja bernama Bunga (16) telah mengalami tindak pidana kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh tersangka Habibi yang tak lain adalah kakak iparnya sendiri.

Menurut pengakuan korban, dijelaskan Kapolsek, sebelum peristiwa ini terjadi, memang sejak kecil ia sudah lama tinggal bersama kakak iparnya, semenjak ibunya meninggal. Sedangkan bapak korban sejak kematian sang istri berkerja sebagai buruh tani didaerah Jambi, akhirnya korban ikut menetap dan tinggal serumah dengan tersangka.

“Kronologis kejadian yang dialaminya, waktu itu sekitar bulan Nopember 2017 lalu. Sekitar pukul 09.00 WIB pagi, korban berada didalam rumah seorang diri, kebetulan kakak kandungnya sedang pergi menyadap karet di adang dan ternyata dirumah ada pelaku waktu itu belum berangkat ke ladang. Tanpa disangka, kakak ipar yang cukup dihormati ini mendekati dirinya kemudian membujuk dirinya untuk melakukan hubungan badan. Sontak korban kaget bukan kepalang, lalu dia berusaha menolak dan berusaha menghindar dari kakak iparnya ini,” terang Kapolsek.

Baca Juga :   Terkait Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel, Susno Duadji: Dirut Pasti Tahu!

Ternyata mengetahui ajakkannnya ditolak mentah-mentah oleh korban, tersangka bukannya pergi, malah kakak iparnya ini semakin nekad lalu memaksa dan mengancam akan membunuh korban, jika tidak menurut kemauan tersangka ini.

“Kalau kau ndak galak aku ndak segan-segan bunuh kau,”ujar korban meniru ucapan pelaku.

Karena terancam keselamatannya, korbanpun akhirnya pasrah dan tak kuasa mengikuti ajakkan nafsu sang kakak ipar. Sejak saat itu setiap kali kakak kandung pergi keladang (nyadap karet) disitu lah kesempatan pelaku menggaggahi korban.

“Aku selalu ketakutan setiap kali ayuk aku pergi keladang, dio (kakak Ipar) secara berulang ulang kali maksa minta dilayani, sambil ngancam dan kalau sampai menolak dia selalu mengancam. Apalagi kalau sampai aku menceritakan perbuatan dio ini ke ayuk atau orang lain aku bakal dibunuhnyo,” papar korban yang trauma dan selalu was-was dan ketakutan.

Selanjutnya sekitar bulan desember 2017 lalu, kakak kandung korban (Istri pelaku) mencurigai gerak-gerik suaminya, khawatir terjadi apa-apa dengan adiknya ini, kakak kandung korban lantas
membawa korban ke Kota Lubuklinggau, dan diinapkan dirumah salah satu kerabatnya disana.

Baca Juga :   Polisi Selidiki Penganiayaan yang Tewaskan Seorang Remaja

“Setiba bapak pulang dari Jambi dan menemui saya, pada Selasa lalu (6/3/2018) akhirnya saya beberkan kelakukan kakak ipar selama ini. Walaupun bapak waktu itu sempat sock hingga akhirnya melaporkan masalah ini kepolisi,” ujar korban.

Setelah adanya laporan korban dan keterangan saksi-saksi, dan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu(7/3) sekitar pukul 19.00 WIB, personil Polsek Muara Kelingi yang dipimpin oleh Kapolsek Muara kelingi, AKP Hendri Agus bersama Kanit Reskrim melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku dirumahnya di Dusun VI Desa Pulau Panggung Kecamatan Muara kelingi kabupaten Musi Rawas.

Sewaktu penangkapan dan akan mengamankan pelaku berusaha melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri serta merebut senjata petugas, selanjutnya anggota melakukan peringatan ke udara sebanyak tiga kali namun pelaku tidak menghiraukan hingga petugas terpaksa memberikan tindakan refrensif kearah pelaku dan melumpuhkan dengan timah panas di kaki pelaku.

Akhirnya pelaku dapat diamankan dan dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan medis dan selanjutnya pelaku digelandang ke Polsek Muara Kelingi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (rif)

========







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Rumah Warga di Talang Semut Terbakar

Palembang, KoranSN Tercium bau asap, seorang warga di Jalan Joko, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit …

error: Content is protected !!