“Melemang” Muara Enim Masuk Rekor MURI

Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani menerima penghargaan karena “lomba Melemang” Muara Enim Masuk Rekor MURI. (foto-yudi/koransn.com)

Muara Enim, KoranSN

Lomba melemang Kabupaten Muara Enim 2018 yang diikuti 1539 peserta lemang yang berasal dari 245 Desa, 10 Keluruhan, serta organisasi wanita dan perangkat daerah di Kabupaten Muara Enim dengan jumlah lemang sebanyak 10773 batang lemang dipusatkan di Stadion Sekundang Bara Muara Enim, Sabtu (24/11/2018) sekitar pukul 08.00 wib.

Dengan jumlah yang fantastik tersebut, merupakan lomba melemang terbanyak, sehingga tidak hanya masuk dalam pemecahan Rekor MURI saja, bahkan bisa menjadi rekor dunia. Atas capaian tersebut menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi Bupati Muara Enaim Ir H Ahmad Yani MM dan Wakil Bupati H Juarsah SH yang baru beberapa bulan memimpin Bumi Serasan Sekundang ini.

Ahmad Yani mengatakan, atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Muara Enim, dia mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim Musium Rekor Indonesia (MURI) yang menetapkan lomba Melemang Kabupaten Muara Enim 2018 telah memecahkan rekor MURI.

Dijelaskan Ahmad Yani, lomba melemang ini dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Muara Enim yang ke-72, sekaligus mempromosikan salah satu makanan khas Kabupaten Muara Enim, yakni lemang.

Melemang atau membuat lemang menurut Ahmad Yani, merupakan bagian tradisi masyarakat di Kabupaten Muara Enim sebagai bentuk menjalin silaturahmi, berkumpul bersama keluarga dan warga desa biasanya dilaksanakan pada Tanggal 10 Muharam. Pada hari itu, setiap warga menyiapkan lemang pada pagi/siang hari dan berkumpul saling berkunjung pada malam hari menikmati lemang yang disajikan di setiap rumah.

Melemang lanjut Ahmad Yani merupakan kekayaan budaya yang patut dijaga bersama guna membina silaturahim, tali persaudaaan antar warga dan rasa cinta tanah air. “Tradisi ini mencerminkan masyarakat Kabupaten Muara Enim yang agamis, sehat, mandiri dan sejahtera dan merupakan potensi mengembangkan daya saing pariwisata (wisata budaya, wisata kuliner) di Sumatera Selatan,”tutur Ahmad Yani.

Baca Juga :   UMKM Butuh Difasilitasi dan Pembinaan

Ahmad Yani berharap, lemang dan kuliner tradisional yang ada di Bumi Serasan Sekundang, hendaknya dapat dikembangkan melalui UKM yang kreatif dan menjadi icon khas bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Muara Enim, Muara Enim Tradisional Snacks (METS) yang dapat dinikmati dan dibawa sebagai buah tangan sekaligus pada saat bersamaan menjadi tambahan income warga. Dia atas nama masyarakat Muara Enim akan mengukuhkan pelestarian lemang sebagai makananan tradisonal Kabupaten Muara Enim.

Masih dikatakan Ahmad Yani, kehadiran para peserta dan masyarakat dalam lomba melemang tersebut sangat berarti dan sangat membanggakan, karena mencerminkan tingginya kesatuan gerak dan sinergi dalam membangun Bumi Serasan Sekundang yang dicintai, khususnya pembangunan pariwisata dan budaya dalam hal ini promosi kuliner lemang.

Acara lomba melemang ini kata Ahmad Yani, merupakan inisiatif Tim Penggerak PKK Kabupaten Muara Enim dalam rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Muara Enim Tahun 2018. Bertujuan untuk menumbuhkembangkan rasa cinta produk dalam negeri, memperluas khazanah kuliner Bumi Serasan Sekundang dan memecahkan Rekor MURI Lomba Melemang 2018.

“Dengan diselenggarakannya lomba ini, diharapkan dapat mendorong pengembangan sumberdaya dan potensi setempat. khususnya ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif di Kabupaten Muara Enim,”ujarnya.

Ditambahkan, Ketua PKK Kabupaten Muara Enim, Ir Hj Sumarni MSi, perlombaan melemang ini diakuinya sangat antusias diikuti dan disaksikan masyarakat Kabupaten Muara Enim. Ini menandakan, kebersamaan dari para peserta yang ingin memecahkan rekor melemang.

Baca Juga :   Wabup Klaim Stok Beras di OKI Aman,Siaga 300 Ton & Siap Panen Raya

Diakuinya, peserta lemang ini target awalnya hanya 1300 peserta saja dan target lemang hanya 6 ribu batang lemang, namun, karena antusias peserta yang tinggi sehingga peserta yang mengikuti lomba mencapai 1539 orang peserta, dan luar biasanya lagi jumlah lemangnya sebanyak 10773 batang lemang.

Para peserta melemang ini telah mengkreasikan bentuk, rasa dan kreativitas lemang, sehingga tumbuh inovasi baru. Lemang ini jika dinikmati akan ada cita rasa, pisang, durian, buah naga, dan udang masih ada lainnya. Dia berharap, melemang ini sabagai daya tarik dari distinasi wisata dan kuliner di Kabupaten Muara Enim.

Kegiatan Pemecahan Rekor MURI Lomba Melemang Kabupaten Muara Enim Tahun 2018 tersebut dihadiri langsung pasangan Bupati dan Wabup Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM dan H Juarsah SH, Ketua dan Ketua TP PKK Muara Enim Ir Hj Sumarni Ahmad Yani MSi, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH SIK MH, Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim Rustam SH, Anggota DPR Ir Wahyu Sanjaya, Perwakilan MURI Triono dan Lutfi, para juri melemang, serta ribuan peserta melemang. (yud)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPUD Ogan Ilir Masih Tunggu Keputusan MA Atas Gugatan Ilyas-Endang

Indralaya, KoranSN KPU Ogan Ilir (OI) masih menunggu hasil keputusan Mahkamah Agung (MA), atas gugatan …