Membanggakan! Siswa SMAN 3 Kayuagung Kibarkan Bendera di Istana





Kedua orang tua berfoto bersama Dimas usai upacara. (foto-ist)

Dimas Triyono pelajar kelas X SMAN 3 Unggulan Kayuagung sudah membanggakan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Provinsi Sumsel. Ia tampil di hadapan Presiden RI menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada upacara HUT ke-74 RI di Istana Negara, Sabtu (17/8/2019).

Terpilih menjadi Paskibraka HUT RI level nasional sangat membanggakan karena pengalaman ini hanya sekali seumur hidup. Mewakili provinsi masing masing, Dimas Triyono masuk dalam catatan sejarah perjalanan Indonesia.
Disamping itu, para anggota Paskibraka ini karena mereka merupakan hasil seleksi lewat proses panjang dan super ketat. Dimulai dari tingkat sekolah kemudian dilanjutkan ke tingkat kabupaten/kota sebelum masuk ke tingkat provinsi dan terpilih menjadi anggota Paskibraka.

Dimas Triyono bersama 68 anggota Paskibraka utusan 34 provinsi telah dikukuhkan Presiden RI Ir H Joko Widodo pada H-1 HUT RI. Membanggakan lagi, Dimas tergabung dalam Tim 17 yang mengibarkan bendera pusaka pada Sabtu pagi.

Dimas merupakan putra bungsu pasangan Drs Sugiono MM dan Ibu Anita. Saat Dimas ditetapkan mewakili Provinsi Sumsel, Sugiono sangat senang dan bangga. “Saat saya mendengar kabar Dimas terpilih masuk Paskibraka nasional, hati saya langsung bergetar dan terus mengucapkan syukur kepada Allah,” kata Sugiono.

Baca Juga :   Bupati Banyuasin Askolani Jadi Inspektur Upacara HUT RI ke-77

Sugiono menceritakan, anak bungsunya ini memang memiliki ketertarikan menjadi anggota Paskibraka. Bahkan minatnya ini sudah muncul sejak duduk di bangku SD.

“Sejak SD suka ikut baris berbaris, gemar olahraga, bahkan saat puasapun tiap sore dia lari marathon,” tutur Sugiono.

Sugiono yang kesehariannya menjabat Kepala SMAN 3 Unggulan Kayuagung ini melanjutkan, di bidang akademis prestasi Dimas juga menonjol dan sejak SD Dimas masuk tiga besar di kelasnya. Selah lulus sekolah, cita-cita Dimas tambah Sugiono ingin menjadi Taruna Akademi Kepolisian.

“Kami sebagai orang tuanya tentu hanya bisa memberikan dukungan. Besar harapan kami terpilihnya Dimas sebagai anggota Paskibraka di tahun ini bisa membukakan jalan menuju cita-citanya,” imbuhnya seraya ikut menyaksikan anaknya bertugas di Istana Negara karena mendapat undangan resmi ke pemerintah pusat.

Kerinduan juga diungkapkan Sugiono kepada putranya ini karena sejak 3 pekan semenjak Dimas masuk karantina, mereka tidak pernah berkomunikasi karena dilarang memegang smartphone. “Ibunya Dimas yang paling rindu kepada anaknya,” kata Sugino.

Baca Juga :   APBD-P Ogan Ilir 2018 Disahkan

Sebelum lolos hingga tingkat nasional Dimas telah mengikuti berbagai seleksi mulai di tingkat kabupaten, hingga provinsi. Di provinsi, proses seleksi dilakukan di Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, 28 April-1 Mei lalu.

Bupati OKI H Iskandar SE sebelumnya mengungkapkan, bangga terhadap Dimas yang membawa nama baik Kabupaten OKI ke kancah nasional. “Saya bangga putra OKI terpilih mewakili Sumatera Selatan, ini jadikan motivasi agar semakin sukses ke depan,” ungkap Iskandar.

Setelah menjalani seleksi ketat, Dimas lolos bersama Dini Damayanti Pelajar SMAN 1 Sumbawa Banyuasin yang juga mewakili Sumsel. Dimas dan Dini menyisihkan 102 peserta terdiri dari 56 laki laki dan 56 perempuan saat ikut seleksi tingkat Sumsel. (iso/adv)





Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Bupati Banyuasin H Askolani Raih Penghargaan Brevet Bhayangkari Bahari Utama

POLDA Sumatera Selatan menggelar syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polairud (Kepolisian Perairan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!