Membayangkan “Kembali ke Bali” Tanpa “Hospitality”





Seorang peragawati berjalan di atas catwalk dengan mengenakan kebaya pada gelaran “The Colours of Indonesia” di Sinar Mas Plaza, Shanghai, China, Minggu (17/10). (Foto/Antara)

Shanghai/Beijing, KoranSN

Media di China ramai-ramai menyiarkan pengumuman dibukanya kembali pariwisata di Bali per 14 Oktober 2021 yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Bukan itu saja, media-media di China juga mulai memperkenalkan istilah PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam pemberitaannya. Istilah yang benar-benar asing di telinga warga China.

Baca Juga :   Lebih dari 150 Garda Nasional di Washington Positif Corona

Di mata warga China, Bali sangat dikenal dan termasuk pula salah satu objek wisata di dunia yang sangat didambakan untuk dikunjungi.

Lebih dari dua tahun, warga China tidak bisa pelesiran ke mancanegara. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Karyawati Alibaba Korban Pelecehan Disidang Kasus Pencemaran Nama Baik

Beijing, KoranSN Seorang karyawati raksasa e-dagang China Alibaba yang mengaku mengalami pelecehan seksual oleh atasannya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.