Membegal, Remaja di Kertapati Dibekuk Polisi

Tersangka begal di Kertapati yang berhasil diringkus. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Setelah menerima laporan korban Yusril Iza yang mengaku sudah menjadi korban pembegalan, aparat Sat Reskrim Polsek Kertapati langsung bergerak cepat menelusuri lokasi pembegalan yang dialami korban tersebut.

Alhasil, aparat berpakaian preman ini berhasil membekuk tersangkanya yakni Rian Patoni (18), remaja yang tinggal di Jalan Jepang Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati.

Penangkapan tersangka ini berlangsung Sabtu malam (23/12/2017) pukul 22.40 WIB, ketika petugas berhasil menelusuri jejak pelariannya sesaat melakukan pembegalan.

Informasi yang dihimpun, kejadian yang dialami korban terjadi saat korban sedang mengendarai motornya di Jalan KI Merogan tepatnya di depan Lorong Ngabehi Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang.

Baca Juga :   Kedapatan Membawa Badik Oknum Pelajar Diamankan

Di lokasi tersebut, korban di hentikan oleh pelaku sebanyak enam dengan orang menggunakan dua sepeda motor, dimana salah seorang dari langsung pelaku mengacungkan pisau ke arah korban. Panik, lantaran ketakutan korban lantas terjatuh dari motornya kemudian korban berlari meninggalkan motornya masuk ke Lorong Yakin, sebuah lorong yang tak jauh dari TKP.

Saat berlari, korban sempat di kejar oleh pelaku dengan menggunakan pisau.15 menit kemudian korban dan temannya kembali ke TKP dan mendapati motornya sudah tidak ada lagi.

Akibatnya korban mengalami kerugian satu buah sepeda motor dengan kerugian ditaksir Rp18 juta.

“Pelaku memang merupakan Target Operasi. Nah begitu keberadaan berhasil diendus, kita tak mau buang waktu langsung mengintai. Alhasil pelaku berhasil diamankan,” ungkap Kapolsek Kertapati, AKP I Putu Suryawan, didampingi Kanit Reskrim Ipda Denny Irawan.

Baca Juga :   KPK Buka Penyidikan Baru Terkait Dugaan Suap di Kanwil BPN Riau

Ia juga mengatakan, hingga kini pelaku masih diperiksa, guna dilakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lain.

“Masih ada tersangka lain, nama-nama sudah kita kantongi, kita pun tak egan-segan nantinya akan melakukan ditindakan tegas, jika pelaku lain ketika ditangkap melakukan perlawanan pada petugas dan hendak kabur. Tersangka akan dikenakan 365 KUH Pidana dengan ancaman hukuman diatas 7 tahun penjara,” tegasnya.

Sedangkan Rian ketika diperiksa petugas, mengakui perbuatannya.

“Saya ikut-ikut saja melakukan pembagalan itu, jujur saya menyesal telah melakukan aksi ini. Saat itu saya tidak sendiri, melainkan bersama teman-teman saya,” tandasnya. (den)



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polda Metro Jaya Jadwalkan Kembali Pemanggilan Terhadap Firli Bahuri

Jakarta, KoranSN Polda Metro Jaya menjadwalkan kembali pemanggilan terhadap mantan Ketua Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi …

error: Content is protected !!