Mendagri: Tidak Boleh Ada Politik Uang di Pilkada Serentak

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (foto-net/detiknews.com)

Bandung, KoranSN

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo tegaskan tidak boleh ada politik uang dalam Pilkada Serentak 2018. Pilkada di tahun depan harus diwarnai perang gagasan dan ide.

“Jangan sampai ada politik uang (dalam Pilkada Serentak 2018). Pemimpin kepala daerah yang amanah tanpa politik uang,” kata Tjahjo, saat ditemui di Sesko AD, Jalan Martanegara, Kota Bandung, Senin (13/11/2017).

Tidak hanya itu, pihaknya juga tidak ingin isu SARA dijadikan alat politik oleh para kandidat yang nanti bertarung dalam Pilkada 2018. “Dengan sanksi tegas berharap jangan sampai ada calon kampanye hitam apalagi memainkan isu SARA. Pilkada harus kedepankan adu ide dan gagasan,” ucap Tjahjo.

Baca Juga :   PADI Obati Kerinduan Ribuan Sobat Palembang

Selain itu, Tjahjo juga meminta angka partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak tahun depan bisa ditingkatkan. Karena dari hasil Pilkada terakhir rata-rata angka partisipasi masyarakat sekitar 74 persen dari jumlah pemilih.

Hal ini menurut Tjahjo harus menjadi perhatian semua pihak. Pasalnya dia menambahkan, salah satu kunci sukses Pilkada itu adalah angka partisipasi masyarakat. “Kunci sukses Pilkada itu partitispasi harus meningkat. Kemarin rata-rata 74 persen. Mudah-mudahan target Kemendagri dan KPU bisa 78 persen,” tandasnya. (detik.com)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

JMSI NTB Dilantik, Pemprov Beri Apresiasi

Lombok Utara, KoranSN Pemerintah Provinsi NTB mengucapkan selamat atas dilantiknya Pengurus Daerah Jaringan Media Siber …