Mendes PDTT: Sisa Dana Desa untuk PKTD Akan Serap Jutaan Tenaga Kerja



Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar membahas sisa dana desa yang digunakan untuk melakukan program Padat Karya Tunai Desa dalam Pertemuan Terbatas dengan Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden secara virtual di Jakarta. (foto-antaranews)

Jakarta, KoranSN

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan sisa dana desa yang digunakan untuk melakukan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) akan menyerap 8.885.523 tenaga kerja.

Menteri Abdul Halim mengatakan per 25 Oktober 2020, dana desa yang telah dipergunakan mencapai Rp34,756 triliun dari total dana desa dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2020 senilai Rp71,190 triliun.

“Masih ada Rp36,433 triliun, yang akan digunakan untuk menyelesaikan BLT (bantuan langsung tunai) Dana Desa sampai Desember 2020 senilai Rp10,584 triliun. Sehingga masih tersisa Rp25,848 triliun,” kata Menteri Abdul dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA, Jakarta, Senin.

Baca Juga :   Petani OKI Pasok 50 Ton Beras Saat Panen Raya

Hal itu disampaikan Menteri Abdul saat menjadi Narasumber dalam Pertemuan Terbatas dengan Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden yang bertajuk Kebijakan Pembangunan Desa dan Desa Tertinggal di Tengah Pandemi COVID-19.

Menurut mantan Ketua DPRD Jawa Timur itu, sisa dana desa senilai Rp25,848 triliun tersebut sebisa mungkin dimanfaatkan untuk program PKTD sampai dengan Desember 2020.

“Nah, dana yang Rp25,848 triliun itulah yang kita harapkan dan kita sampaikan melalui surat resmi kepada kepala desa agar digunakan semaksimal mungkin untuk PKTD dengan pendekatan produktivitas ekonomi,” tuturnya. HALAMAN SELANJUTNYA >>

Baca Juga :   Belasan Rumah di Cibeber-Cianjur Rusak Akibat Bencana Alam

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Bupati: Vaksinasi COVID-19 Anak di Garut Hampir Tuntas 200 Ribu Orang

Garut, Jabar, KoranSN Bupati Garut, Jawa Barat Rudy Gunawan menyatakan capaian vaksinasi COVID-19 sasaran anak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.