Menhan Ingatkan Soal Ancaman Adu Domba



Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin saat menghadiri peringatan HUT ke-72 Kodam II Sriwijaya tahun 2018 dan HUT ke-56 Korps Wanita TNI AD di Benteng Kuto Besak Palembang. (Foto-Humas Pemprov Sumsel)

Palembang, KoranSN

Peringatan HUT ke-72 Kodam II Sriwijaya tahun 2018 dan HUT ke-56 Korps Wanita TNI AD, di Benteng Kuto Besak Jum’at (5/1/2017) dihadiri langsung Menteri Pertahanan Republik Indonesia (RI) Jend. TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin.

Dalam kesempatan itu Menhan menghimbau seluruh prajurit bukan hanya di Provinsi Sumatera Selatan saja, melainkan seluruh Indonesia harus memegang kunci untuk menjadi profesional.

Baca Juga :   Pj Gubernur Buka Rakor Program Pemberantasan Korupsi Wilayah II, MCP KPK Tahun 2024

Tak hanya di BKB kegiatan serupa juga digelar secara serentak di Propinsi Bengkulu, Jambi, Lampung dan Babel yang akan dipimpin oleh para Komandan Korem wilayah setempat.

Menteri Pertahanan Republik Indonesia (RI) Jend. TNI (Purn), Ryamizard Ryacudu juga mengucapkan selamat kepada Kodam II Sriwijaya yang telah berjuang untuk menjaga kedaulatan Republik ini, khususnya di Provinsi Sumsel.

“Selamat ulang tahun Kodam II Sriwijaya, patah tumbuh hilang berganti. Luar biasa Kodam ini 5 provinsi berjuang demi keamanan rakyat,” tuturnya.

Menurutnya, para prajurit kedepan harus lebih baik lagi dengan memegang kunci diantaranya latihan, loyalitas tegak lurus keatas dan melaksanakan hukum sebagai Panglima dengan baik.

Baca Juga :   Hercules Serahkan SK DPC Grib Jaya Kabupaten Lahat, Pengurus Segera Dikukuhkan

“Prajurit harus menjadi Panglima paling tinggi, Pangdam ada Panglima TNI, ada panglima tertinggi yakni Presiden yang paling tinggi adalah hukum panglima harus dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama ia turut menghimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dalam melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nanti.

“Pilkada serentak nanti tidak begitu masalah, ancaman Pilkada adalah ancaman adu domba, gak diadu aman semua,” terangnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Drs. Zulkarnain Adinegara, Pangdam II/Swj Mayjen TNI A.M. Putranto, S. Sos. Para pejabat TNI/Polri, FKPD, para tokoh Adat/Agama/Masyarakat, mahasiswa, pramuka dan pimpinan instansi lainnya di wilayah Sumsel. (rgn/rel)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Yayasan Dian Dharma Banjarnegara Gelar Seminar Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Anak

Banjarnegara, KoranSN Maraknya kekerasan terhadap anak perlu adanya penanggulangan serta antisipasi, hal ini disamping peranan …

    error: Content is protected !!