Menjaga Patok Batas RI dan Timor Leste



Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro (tengah) melakukan pemeriksaan patok batas PBNB 101028 RI, di Dusun Sakafini, Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) wilayah Pos Nunura. (Foto-Antara)

Kota Kupang, KoranSN

“Kami tidak tahu bentuknya seperti apa dan di mana saja patok batas negara kita dengan Timor Leste. Hanya TNI saja yang tahu karena mereka selalu melakukan patroli bersama di wilayah perbatasan”.

Demikian disampaikan Leo dan Jito, dua pemuda Desa Silawan dalam sebuah obrolan siang itu di sekitar kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur wilayah yang berbatasan darat dengan Negara Timor.

Baca Juga :   Pemkab Musi Banyuasin Garap Potensi Perikanan Desa

Sepintas, apa yang disampaikan dua pemuda itu menggambarkan bahwa sebagian warga yang menempati wilayah di beranda NKRI itu tidak mengetahui keberadaan patok tapal batas negara.

Wilayah perbatasan darat RI–Timor Timur memanglah sangat panjang, mencapai 230 kilo meter yang tersebar di tiga kabupaten yaitu, Belu sepanjang 115 km, Timor Tengah Utara sepanjang 104,5 km dan Kabupaten Kupang 10,5 km.

Selain perbatasan laut antarnegara yang meliputi wilayah Kabupaten Alor, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara, Belu, dan Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga :   Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Lebak Meningkat

Di sepanjang wilayah perbatasan kedua negara ini terdapat tiga jenis patok yakni jenis patok Karakteristik PBN Darat. Jenis patok ini bergambar bendera Indonesia dan Timor Leste. Bendera ini menunjukkan bahwa akan masuk wilayah negara tetangga.

Patok batas negara ini berfungsi sebagai tanda batas kedua negara antara RI dengan Timor Leste. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Dinkes OKU Fokus Penanganan Kekerdilan di 10 Desa

Baturaja, KoranSN Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada tahun ini fokus pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.