Menteri PPPA Harapkan Empat Model DRPPA di Kalteng Mampu Direplikasi





Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga (tiga dari kanan) disambut tarian daerah dalam kegiatan deklarasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, sekaligus peringatan Hari Anak Nasional di Desa Bukit Liti, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalteng, Kamis, (22/9/2022). (Foto-Antara)

Pulang Pisau, Kalteng, KoranSN

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengatakan empat model Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan dapat direplikasi (diperbanyak) oleh para bupati dan wali kota.

Baca Juga :   KSP Dorong Pembentukan Payung Hukum Ekosistem Gim Nasional

“DRPPA merupakan program yang menyentuh hingga akar rumput yang dapat memberi manfaat langsung bagi perempuan dan anak,” katanya di sela deklarasi DRPPA bebas stunting dan peringatan Hari Anak Nasional di Desa Bukit Liti, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (22/9/2022).

Ia menjelaskan empat desa di Kalimantan Tengah yang menjadi model DRPPA meliputi Bukit Liti Kecamatan Kahayan Tengah dan Mekar Jaya Kecamatan Sabangau Kuala di Kabupaten Pulang Pisau, serta Seragam Jaya Kecamatan Seranau, dan Tumbang Bajanei Kecamatan Telaga Antang di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Baca Juga :   Wamenkeu: Kapitalisasi Saham dan Obligasi RI di Bawah Negara Lain

DRPPA, katanya, merupakan desa berperspektif gender dan hak anak dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa, yang dilakukan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan, sesuai dengan visi pembangunan Indonesia. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Anies Hormati Kebijakan Partai untuk Mengusung Calon Pilpres 2024

Jakarta, KoranSN Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghormati kebijakan partai untuk mengusung calon yang akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!