Menunggu Kebijakan Penguatan Rupiah

rupiah

PEMERINTAH hendaknya segera menerbitkan kebijakan untuk membuat nilai mata uang Rupiah membaik terhadap Dolar AS. Termasuk kewajiban pemerintah untuk menentramkan publik dalam kondisi nilai rupiah yang terus terpuruk. Ini sangat penting guna membuktikan kemampuan dan menunjukkan ketangguhan tim ekonomi dalam mengoptimalkan situasi.

Ekonomi negara yang belum stabil atau tak terlalu baik, memang sangat cepat terpengaruh dengan pasar di AS. Banyak yang memperkirakan pemerintahan kita yang baru akan bergerak cepat menaikkan ekonomi kita, tetapi di luar perkiraan karena Bangsa ini agak tertatih dengan terus melemahnya nilai Rupiah.

Di saat Dollar makin perkasa, permintaan Dollar makin naik, dan ekonomi di Amerika juga membutuhkan mata uang tersebut makin tinggi, di Negeri kita justeru sebaliknya. Nilai mata uang kita makin terjun bebas. Entahlah seperti pemerintah belum juga mengeluarkan kebijakan ekonomi.

Baca Juga :   Tertatihnya Ekonomi Negeri Ini

Tentu saja menyalahkah banyak pihak dan mencari kambing hitam tak ada gunanya, karena itu tak akan memperbaiki keadaan. Menggunakan kepercayaan yang sudah diemban, itu rasanya hal yang sangat mungkin. Gunakan itu sebaik mungkin, untuk menunjukkan dedikasi yang baik. Dengan Dollar senilai 14 ribu, masih harus kerja keras mewujudkan ekonomi yang stabil.

Terus melemahnya nilai Rupiah ini sudah terjadi sejak awal tahun 2015, bahkan tahun lalu.
Di penghujung tahun 2014,  iklim ekonomi Indonesia sangat tak baik, ini ditandai dengan terus melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS. Ketika itu, menguatnya nilai Dollar dan membaiknya ekonomi di AS membuat mata uang ini ‘eksodus’ kembali ke AS. Padahal saat itu, menjelang akhir tahun kebutuhan Dolar sangat tinggi, terutama bagi perusahaan dan BUMN dalam negeri yang banyak hutang.

Baca Juga :   Buaya Makan Manusia, Siapa Yang Salah?

Di Negeri kita, tentu saja kondisi ini tak menguntungkan, hingga banyak pelaku usaha yang panik dengan kondisi ini, perusahaan besar di Negeri kita masih mengandalkan impor yang cukup besar.

Yang membuat miris di Negeri kita, justeru mulai terjadi statmen saling menyalahkan  untuk kondisi ini. Harusnya dicari benang merah untuk masalah ini dan dijelaskan ke rakyat, akar masalahnya jelas.  Kalau memang ekonomi kita tak baik, ya harus diterangkan.  Dimana negara-negara tetangga juga terkena imbas ekonomi tak baik ini.

Paling tidak rakyat diberikan cakrawala yang baik  untuk memahani tiap masalah. Jangan statmen saling memojokkan dan menyalahkan. (***)



Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Kapal Pengangkut Batubara Tabrak Plaza Dermaga 7 Ulu

Palembang, KoranSN Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara menabrak Plaza Dermaga 7 Ulu, Kota Palembang, menyebabkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!